SEMARANG, beritajateng.tv – Raut bahagia terpancar dari wajah ratusan warga yang bersiap pulang ke kampung halaman dari halaman Kantor Wilayah XI Semarang, Selasa, 17 Maret 2026.
Melalui program Mudik Nyaman Bersama Pegadaian, PT Pegadaian kembali memberangkatkan peserta mudik gratis sebagai bentuk kepedulian di momen Lebaran.
Program ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa terbebani biaya perjalanan.
Tahun ini, sekitar 260 peserta diberangkatkan, meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 100 orang.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho, mengatakan program Mudik Gratis ini bertujuan membantu masyarakat menikmati perjalanan mudik yang aman dan nyaman.
“Melalui program ini, kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat agar bisa pulang ke kampung halaman dengan tenang, tanpa harus memikirkan biaya perjalanan,” ujarnya.
Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, pelaku UMKM, hingga pekerja sektor informal. Mereka di berangkatkan menuju 12 kota tujuan di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur, dengan rute terjauh hingga Bangkalan, Madura.
BACA JUGA: Pegadaian Kanwil XI Semarang Berbagi Kebahagiaan, Safari Ramadan Sembari Santuni Anak Yatim
Sejak pagi, suasana pelepasan terasa hangat. Para peserta tampak membawa tas dan bingkisan, sebagian diantar keluarga yang ikut mengantarkan hingga ke lokasi keberangkatan. Momen ini menjadi awal perjalanan pulang yang penuh harapan.
Untuk memastikan perjalanan tetap aman, Pegadaian menyediakan pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan. Setiap peserta menjalani pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, serta kondisi kesehatan dasar.
“Kami ingin memastikan seluruh peserta dalam kondisi fit sebelum menempuh perjalanan yang cukup panjang,” kata Aries.
Tak hanya itu, setiap bus juga lengkap dengan petugas pendamping yang siap membantu selama perjalanan.
Fasilitas yang ada pun cukup lengkap, mulai dari bus ber AC, konsumsi termasuk makanan berbuka puasa, hingga perlengkapan seperti kaos dan suvenir.
Salah satu peserta, Ria Sutriani, mengaku program ini sangat membantu ia dan keluarganya.





