Jateng

Cegah Penyebaran DBD dan Chikungunya, Dusun Ngaran 1 Borobudur Magelang Gelar PSN-Fogging

×

Cegah Penyebaran DBD dan Chikungunya, Dusun Ngaran 1 Borobudur Magelang Gelar PSN-Fogging

Sebarkan artikel ini
DBD fogging
Pemerintah Dusun Ngaran 1, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, menggelar PSN dan fogging, Minggu, 5 Januari 2025. (Adher/beritajateng.tv)

MAGELANG, beritajateng.tv – Dalam upaya untuk menanggulangi penyebaran Demam Berdarah (DBD) dan Chikungunya, pemerintah Dusun Ngaran 1, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, mengadakan kegiatan Pembasmian Sarang Nyamuk (PSN) dan fogging.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 5 Januari 2025, mulai pukul 06.30 WIB.

Kepala Dusun Ngaran 1, Maryoto, mengatakan, sebelumnya ada salah satu warga yang terserang DBD. Sehingga, untuk mencegah penularan melalui nyamuk, bersama seluruh elemen dan warga menggelar bersih lingkungan, PSN dan fogging.

“Kegiatan ini bekersama dengan Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, Lembaga Penanggulangan Bencana Desa (LPBD) Samara Tungga serta masyarakat,” ungkap Maryoto.

BACA JUGA: Waspada Ancaman Penyakit di Musim Hujan, dari DBD hingga Leptospirosis

Ketua RT pun setempat mengerahkan seluruh warga untuk berpartisipasi dalam kerja bakti ini, meskipun cuaca telah gerimis sejak pagi hari.

Kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi populasi nyamuk penyebab penyakit DBD dan Chikungunya di wilayah tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni masyarakat dari Ngaran 1 dan 2, elemen pemerintah Desa, termasuk Kepala Dusun, Ketua RW, dan Ketua RT.

Selain itu, Babinsa Sertu Pramujo dari TNI dan Bhabinkamtibmas Aiptu Galih S dari Polri, turut ambil bagian dalam upaya ini.

BACA JUGA: Penting! Berikut Daftar Tempat Bersarangnya Nyamuk DBD yang Perlu Kita Waspadai

“Saya dan teman saya Bhabinkamtibmas Aiptu Galih, tentunya mengimbau kepada masyarakat karena ini musim penghujan, untuk lebih teliti jangan sampai barang bekas menjadi penampung air. [Karena] itulah yang menjadi sarang nyamuk,” ujar Sertu Pramujo.

Hal serupa juga Aiptu Galih sampaikan selaku Bhabinkamtibmas desa tersebut, yaitu agar masyarakat tetap waspada pada musim penghujan ini.

“Pola hidup sehat harus terus kita jaga, agar lingkungan kita menjadi bersih bebas dari sarang nyamuk,” kata Aiptu Galih.

Kegiatan PSN dan fogging ini harapannya bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit oleh nyamuk. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi