Jateng

Hampir 50 Persen Warga Beralih Naik Bus Trans Jateng, Dishub: Rute Wonogiri Jadi Primadona

×

Hampir 50 Persen Warga Beralih Naik Bus Trans Jateng, Dishub: Rute Wonogiri Jadi Primadona

Sebarkan artikel ini
Trans Jateng Bus Listrik | Trans Jateng Buruh | Warga Trans Jateng 2025
Ilustrasi BRT Trans Jateng. (Foto: jatengprov.go.id)

SEMARANG, beritajateng.tv – Hampir 50 persen warga Jawa Tengah disebut telah beralih dari menggunakan kendaraan pribadi menjadi naik Bus Rapit Trans (BRT) Trans Jateng.

Data itu terungkap oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Minggu, 5 Januari 2025 sore.

Henggar mengklaim, ada sekitar 48 persen masyarakat pengguna kendaraan pribadi yang sudah beralih menggunakan BRT Trans Jateng.

Artinya, jumlah pengguna BRT Trans Jateng itu hampir mendekati 50 persen. Menurutnya, angka ini merupakan hasil survei terakhir usai mencatat jumlah pengguna naik mencapai 36,2 juta jiwa sejak 2017 silam.

BACA JUGA: Berlaku Mulai 1 Januari 2025, Ini Jam Operasional Baru BRT Trans Jateng, Lebih Malam!

“Kami lakukan juga survei terakhir, sudah ada 48 persen sebenarnya, ada peralihan mengunakan kendaraan pribadi ke BRT,” ujar Henggar.

Menurutnya, biaya menjadi alasan utama mengapa masyarakat memilih untuk menggunakan BRT Trans Jateng ketimbang kendaraan pribadi.

“Alasannya lebih santai dan lebih hemat, rata-rata pekerja cuma kena Rp2.000 setiap naik BRT,” ujar dia.

Warga peminat BRT Trans Jateng meningkat, Henggar sebut banyak penitipan motor bermunculan

Lebih lanjut, indikator peningkatan jumlah penguna BRT Trans Jateng di antaranya tampak dari munculnya penitipan kendaraan di titik-titik dekat selter.

Alasannya, kata Henggar, banyak kalangan pekerja menitipkan motornya untuk kemudian beralih mengunakan BRT.

“Banyak orang yang membuat penitipan kendaraan di dekat selter-selter BRT. Di terminal Wonogiri juga jadi ramai gara-gara BRT sudah masuk sana. Multiplier effect-nya bagus,” terang Henggar.

BACA JUGA: Viral BRT Trans Jateng dan Trans Semarang Halangi Ambulance

Rute Wonogiri jadi primadona pengguna BRT Trans Jateng

Beralihnya pengguna kendaraan pribadi ke BRT ini membuat pendapatan BRT Trans Jateng dalam satu tahun terus mengalami peningkatan.

Henggar mengungkap, sejak Januari hingga 29 Desember 2024, tercatat telah membukukan transaksi Rp32,2 miliar.

“Sudah melebihi target yang hanya Rp27 juta, prediksi akhir tahun bisa Rp33 miliar,” bebernya.