Scroll Untuk Baca Artikel
JatengNews Update

Cemari Lingkungan, Ketua DPRD Demak Perintahkan Peternakan Ayam di Desa Surodadi Ditutup

×

Cemari Lingkungan, Ketua DPRD Demak Perintahkan Peternakan Ayam di Desa Surodadi Ditutup

Sebarkan artikel ini
DPRD Demak Berharap Peternakan Ayam di Desa Surodadi Ditutup. /Foto: Wisnu Budi.

Demak, 24/1 (BeritaJateng.tv) – Usaha pembesaran ayam potong ( peternakan ) yang berada di desa Surodadi, kecamatan Sayung, Demak menuai kritik dari warga setempat, pasalnya peternakan tersebut menimbulkan dampak pencemaran lingkungan, tidak hanya mengeluarkan aroma atau bau yang menyengat, aliran sungai irigasi (air baku) yang biasa dimanfaatkan warga juga ikut tercemar.

Menurut Ketua DPRD Demak, Fahrudin Bisri Slamet saat memimpin rapat audiensi tentang adanya pencemaran lingkungan yang disebabkan adanya peternakan ayam berukuran sedang tersebut bersama dengan beberapa warga dan dinas terkait yang berlangsung di ruang rapat pimpinan mengatakan, jika sudah seharusnya peternakan tersebut dihentikan sementara kegiatannya untuk dilakukannya pengkajian ulang ijin usaha tersebut.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

” Kita perintahkan untuk menghentikan sementara seluruh aktifitas di dalam peternakan tersebut, sampai semua perijinannya dilengkapi kalau belum lengkap jangan dibuka,” tegas Fahrudin Bisri Slamet.

Peternakan milik NB Barnabas, warga Kota Semarang tersebut, lanjut Slamet, berdiri sejak tahun 2013 tersebut dengan mengajukan ijin peternakan berukuran sedang dimana jumlahnya sekitar 80 ribu ekor ayam, kini jumlah tersebut bertambah menjadi 104 ribu ayam. Hal tersebut tidak pernah dilaporkan kepada dinas pertanian dan peternakan kabupaten Demak.

” Harusnya penambahan jumlah ayam dilaporkan kepada dinas terkait dan secara otomatis ada penambahan jumlah ukuran kandang dan itu harus ada ijin resminya,” tutur ketua DPRD Demak.

Tinggalkan Balasan