Jateng

Cerita Hilmi, Siswa SMAN 1 Salatiga yang Lolos Paskibraka Nasional 2026 Wakili Jawa Tengah

×

Cerita Hilmi, Siswa SMAN 1 Salatiga yang Lolos Paskibraka Nasional 2026 Wakili Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini
paskibraka
Hilmi Tisna Yuwanda (17), Siswa SMAN 1 Salatiga, menjadi wakil Provinsi Jawa Tengah yang lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SALATIGA, beritajateng.tv – Disiplin dan kerja keras mengantarkan Hilmi Tisna Yuwanda (17), siswa SMAN 1 Salatiga, menjadi wakil Provinsi Jawa Tengah yang lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026.

Remaja asal Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, itu akan bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara pada 17 Agustus 2026.

Bagi Hilmi, keberhasilan tersebut bukan sekadar prestasi pribadi. Ia mengaku berhasil mewujudkan harapan sang ibu yang sejak lama bercita-cita melihat putranya menjadi anggota Paskibraka Nasional.

“Dulu saat menyaksikan Upacara HUT Proklamasi di televisi, ibu mengatakan, insyaallah kamu bisa ya le nanti jadi Paskibraka Nasional,” ujar Hilmi saat ditemui di Salatiga, Sabtu, 10 Juli 2026.

BACA JUGA: Kukuhkan 27 Anggota Paskibraka, Walikota Semarang Dorong Anak Muda Cintai Produk Lokal

Ucapan sang ibu menjadi motivasi terbesar bagi Hilmi untuk terus berlatih dan mengikuti setiap tahapan seleksi, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga akhirnya lolos ke tingkat nasional.

Keinginan itu pula yang mendorongnya bergabung dengan ekstrakurikuler Paskibra SMAN 1 Salatiga sejak mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kunci Sukses: Disiplin dan Manajemen Waktu

Hilmi mengaku proses seleksi Paskibraka bukan hal yang mudah. Peserta harus melewati berbagai tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes wawasan kebangsaan, intelegensia umum, kesehatan, peraturan baris-berbaris (PBB), tes fisik, hingga wawancara kepribadian.

Menurutnya, kebiasaan disiplin sejak kecil menjadi modal utama hingga berhasil lolos.

Ia menerapkan jadwal harian secara konsisten, mulai dari waktu belajar, latihan Paskibra, berolahraga, hingga waktu beristirahat.

“Semua kegiatan saya sudah terjadwal, mulai dari sekolah, latihan, belajar sampai olahraga. Hari Sabtu biasanya saya gunakan untuk berenang, sedangkan hari Minggu saya manfaatkan untuk beristirahat agar fisik dan mental tetap terjaga,” jelasnya.

Selain latihan baris-berbaris, Hilmi juga rutin menjaga kebugaran dengan berlari, melakukan push up, dan latihan fisik lainnya.

Jadi Kebanggaan Sekolah

Kepala SMAN 1 Salatiga, Subroto, menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih Hilmi. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tidak hanya bagi sekolah, tetapi juga Kota Salatiga dan Provinsi Jawa Tengah.

Ia berharap pencapaian Hilmi dapat memotivasi siswa lain untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

“Hilmi tidak hanya belajar, tetapi juga mengabdi kepada negara. Kami berharap pengalaman yang diperolehnya nanti bisa menginspirasi adik-adiknya di sekolah,” ujar Subroto.

BACA JUGA: Tak Terbukti Impaksi Gigi Maupun Skoliosis, Fabian Tolak Jadi Paskibraka Provinsi, Ini Alasannya

Di lingkungan sekolah, Hilmi dikenal sebagai siswa berprestasi yang aktif di berbagai bidang. Selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Salatiga, ia tercatat sebagai peringkat pertama paralel kelas X dari total 432 siswa.

“Para guru bahkan menyebut Hilmi sebagai anak yang multitalenta karena mampu berprestasi di bidang akademik maupun kegiatan organisasi,” pungkasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp