SEMARANG, beritajateng.tv – Maskapai Citilink menambah 21 rute penerbangan Semarang – Jakarta pulang pergi (PP) melalui Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.
Maskapai Citilink mulai Agustus 2026 melayani 21 rute penerbangan dalam sepekan. Artinya, tersedia tiga penerbangan setiap hari untuk perjalanan dari Semarang ke Jakarta maupun sebaliknya.
Penambahan frekuensi ini memberi pilihan waktu yang lebih fleksibel bagi masyarakat. Jadwal penerbangan kini tersedia pada siang hingga malam hari, sehingga penumpang tidak hanya bergantung pada satu atau dua pilihan jadwal.
BACA JUGA: Pasar Murah Semarak Merah Putih, Cara Disperindag Jaga Stabilitas Harga di Jawa Tengah
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan tambahan frekuensi penerbangan menjadi langkah positif untuk memperkuat konektivitas udara antara Semarang dan Jakarta.
“Penambahan frekuensi penerbangan tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat konektivitas udara antara Kota Semarang dan Jakarta. Sekaligus memberikan lebih banyak pilihan waktu perjalanan bagi masyarakat,” ujar Sulistyo.
Untuk penerbangan dari Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta menuju Semarang, Citilink melayani tiga jadwal setiap hari.
Pesawat berangkat dari Jakarta pukul 11.25 WIB, 14.55 WIB, dan 18.40 WIB. Pesawat rencananya tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang pada pukul 12.35 WIB, 16.05 WIB, dan 19.50 WIB.
Sementara dari Semarang menuju Jakarta, Citilink menyediakan penerbangan pukul 13.30 WIB, 16.35 WIB, dan 20.20 WIB.
Pesawat terjadwal tiba di Jakarta pada pukul 14.45 WIB, 17.30 WIB, dan 21.35 WIB.
Tambahan Jadwal Bidik Penumpang Bisnis hingga Wisata
Penambahan frekuensi penerbangan ini menurutnya penting karena Jakarta masih menjadi salah satu tujuan utama perjalanan masyarakat dari Semarang dan Jawa Tengah.
Mobilitas antara dua kota tidak hanya di dorong perjalanan bisnis dan pemerintahan. Jalur udara Semarang-Jakarta juga bermanfaat untuk perjalanan pendidikan, wisata hingga kebutuhan transit ke berbagai kota dan negara.





