Gaya Hidup

Contoh Khutbah Jumat Singkat Penuh Makna: Bertemakan Keluarga Harmonis

×

Contoh Khutbah Jumat Singkat Penuh Makna: Bertemakan Keluarga Harmonis

Sebarkan artikel ini
khutbah jumat
Ilustrasi masjid. (Pexels/Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kali ini beritajateng.tv akan membagikan sebuah informasi contoh khutbah Jumat bertemakan keluarga harmonis.

Sebuah tema yang mengangkat isu konflik permasalahan yang sering terjadi dalam rumah tangga. Karena setiap rumah tangga akan mendapati ujiannya masing-masing sesuai dengan kemampuannya.

Nah, untuk membangun sebuah keluarga harmonis memanglah tidak mudah. Kedua sepasang suami istri perlu saling kompak dalam mewujudkan hal tersebut.

Melalui informasi berikut, khatib bisa sampaikan kepada para jamaah sholat Jumat bagaimana tips supaya bisa menciptakan keluarga yang harmonis.

Khutbah Jumat: Keluarga Harmonis

الْحَمْدُ لِلّٰهِ الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ هَدَانَا سُبُلَ السّلَامِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الْكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، ذُو الْجَلَالِ وَالْإكْرَامِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ، اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمّدٍ وَعَلَى اٰلِه وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسَانٍ إلَى يَوْمِ الدِّيْنِ أَمَّا بَعْدُ: فَيَايُّهَا الْإِخْوَانِ، أوْصُيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي اْلقُرْاٰنِ اْلكَرِيمْ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًاۙ، يُّصْلِحْ لَكُمْ اَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْۗ وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا. وَقَالَ تَعَالَى: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللهُ العَظِيمُ

Keluarga yang rukun, damai, dan saling mendukung merupakan dambaan setiap orang. Kehidupan berkeluarga pada dasarnya terikat melalui sebuah pernikahan.

BACA JUGA: Doa Sepulang dari Tanah Suci Melakukan Ibadah Haji, Lengkap dengan Artinya

Lalu kemudian berkembang dengan kehadiran anak sebagai penerus sekaligus harapan yang telah mereka impikan sejak awal membangun rumah tangga.

Keharmonisan dalam keluarga tidak hadir begitu saja, melainkan harus tercipta melalui usaha yang berkelanjutan. Kebahagiaan rumah tangga merupakan buah dari berbagai ikhtiar, baik yang bersifat lahiriah maupun batiniah.

Gambaran keluarga yang bahagia dapat terlihat ketika kebutuhan nafkah terpenuhi.