Saat distribusi bantuan berlangsung, warga tampak mengantre dengan tertib sambil membawa berbagai wadah seperti jeriken, galon bekas, ember, hingga tempat penampungan lainnya. Air yang diperoleh kemudian disimpan untuk memenuhi kebutuhan keluarga selama beberapa hari ke depan.
Warga berharap pemerintah dapat menemukan solusi jangka panjang agar persoalan kekurangan air bersih yang terus berulang setiap musim kemarau tidak lagi menjadi beban bagi masyarakat Desa Kemitir. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





