SEMARANG, beritajateng.tv – Kader Partai PDI Perjuangan, Hendrar Prihadi (Mas Hendi) menampik isu yang beredar terkait kabar dirinya merapat ke partai berlambang gajah, Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Dalam pesan singkatnya, Hendi mengaku hingga kini ia masih memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) di PDI Perjuangan.
“Mboten (tidak), saya masih ber-KTA PDIP,” tulis Hendi menanggapi isu merapat ke PSI.
Hendi yang merupakan mantan Ketua DPC PDIP Kota Semarang dua periode ini menyebut jika saat ini ia hanya ingin fokus usaha.
BACA JUGA: Video Gantikan Hendi, Endro Dwi Cahyono Pimpin DPC PDIP Kota Semarang
Mantan Wali Kota Semarang ini bahkan tak ingin dikaitkan dengan urusan politik. “Nggih (berita itu hoax), saya fokus usaha mawon. Jangan kaitkan politik nggih,” kata Hendi.
Sebelumnya, isu yang beredar bahwa Hendrar Prihadi (Maa Hendi) merapat ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) muncul dari sebuah akun media sosial.
Isu tersebut mencuat setelah beredar kabar mengenai pertemuan Hendi dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo.
PSI Buka Pintu untuk Hendrar Prihadi
Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Tengah dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Muhammad Farchan, merespons kabar yang menyebut mantan Wali Kota Semarang dua periode Hendrar Prihadi atau Hendi berpeluang bergabung dengan partai berlambang kepala gajah tersebut.
Farchan menilai perpindahan kader antarpartai merupakan hal yang lumrah dalam dunia politik. Hal itu ia sampaikan usai rapat paripurna di Gedung Berlian, Kota Semarang, Rabu, 8 Juli 2026.
“Di panggung politik semua bisa terjadi. Kalau mereka sudah tidak nyaman di rumah yang lama, bisa saja pindah cari rumah yang baru. Gitu saja,” ujar Farchan.
Menurutnya, dinamika politik selalu terbuka terhadap berbagai kemungkinan, termasuk perpindahan tokoh politik dari satu partai ke partai lain.
Farchan mengatakan, PSI tidak membatasi latar belakang kader yang ingin bergabung dengan partainya. Baginya, partai politik harus bersikap terbuka apabila ingin terus berkembang dan memperbesar basis dukungan.





