Jateng

Dana TKD Terpangkas Rp250 M Jadi Tantangan Pemkab Semarang, Bondan: ‘Kurangi Kegiatan Non-Prioritas

×

Dana TKD Terpangkas Rp250 M Jadi Tantangan Pemkab Semarang, Bondan: ‘Kurangi Kegiatan Non-Prioritas

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening
Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

Di sisi lain, Bondan juga melihat berkurangnya dana transfer sebagai momentum bagi Pemkab Semarang untuk mengoptimalkan sumber pendapatan daerah. Menurutnya, dengan menutup kebocoran pendapatan yang ada, Pemkab Semarang dapat mengimbangi pengurangan TKD yang di terima.

“Jika kita mampu menutup kebocoran-kebocoran pendapatan, ini bisa menjadi salah satu upaya untuk mengimbangi berkurangnya dana dari pusat,” ujarnya.

Bondan juga menyarankan agar Pemkab Semarang mencari sumber pendapatan lain yang dapat di optimalkan, termasuk sektor pajak dan potensi pariwisata.

BACA JUGA: Tak Khawatir Ganjar-Mahfud Merosot, TKD Jateng Gunakan Survei Sendiri dan Metode Pemenangan “Below The Line”

Sektor pajak, misalnya, dapat di optimalkan melalui intensifikasi tanpa perlu menaikkan tarif yang membebani masyarakat, serta memaksimalkan petugas pajak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak.

Selain itu, promosi pariwisata yang efektif tidak harus berbiaya mahal, tetapi bisa terlaksana dengan memanfaatkan media sosial untuk menarik wisatawan. Hal ini dapat membantu sektor pariwisata dan ekosistemnya tetap berkembang meski dalam kondisi ekonomi yang menantang.

“Ini adalah beberapa langkah yang bisa kita lakukan, meskipun kondisi ekonomi saat ini masih tertekan,” tandasnya.(*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp