Olahraga

Dance Sport Porprov Jateng 2023: Kota Semarang Juara Umum, Disusul Kota Magelang dan Kabupaten Grobogan

×

Dance Sport Porprov Jateng 2023: Kota Semarang Juara Umum, Disusul Kota Magelang dan Kabupaten Grobogan

Sebarkan artikel ini
dance sport Porprov Jateng
Aksi salah satu atlet dance sport Porprov Jateng di Hotel D Seasons Premiere, Jepara, Kamis 10 Agustus 2023. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

JEPARA, beritajateng.tv – Cabang olahraga Dance Sport pada Porprov Jateng 2023 telah usai diselenggarakan di Hotel D’Season Premiere Jepara selama dua hari, 9-10 Agustus 2023. Kota Semarang muncul sebagai juara umum dengan mengumpulkan total 6 medali emas, 2 perak, dan 5 perunggu.

Sedangkan pada posisi kedua Kota Magelang dengan 4 emas, 2 perak dan 1 perunggu.

BACA JUGA: Karanganyar Raih 1 Emas dan 2 Perak di Hari Pertama Pertandingan Dance Sport Porprov Jateng 2023

Technical Delegate Dance Sport, Djaka Widjaja menjelaskan, cabor Dance Sport Porprov Jateng 2023 menampilkan 17 nomor yang beragam. Mulai dari Hip Hip Duo, Traditional Dance Duo, Show Dance, Solo Quick Step, One Dance Tango, Solo Rumba, dan lain sebagainya.

Sayangnya, lanjut Djaka, beberapa nomor yang ada dalam SEA Games maupun Asian Games tidak dapat tampil dalam Porprov kali ini.

Ia pun berharap bahwa pada masa mendatang, nomor-nomor dalam Porprov bisa mengikuti standar internasional, sesuai standar pada multi-event seperti SEA Games atau Asian Games.

“Mungkin karena penyesuaian kondisi Indonesia jadi beberapa nomor agak mereka turunkan standarnya. Ini perlu solusi supaya kedepannya Indonesia bisa unjuk gigi pada tingkat Internasional,” kata Djaka Widjaja, Kamis 10 Agustus 2023.

BACA JUGA: Dancer 57 Tahun Ramaikan Porprov, Berharap Pembinaan Usia Muda Dapat Berjalan

Dance sport Porprov Jateng, atlet diharapkan terus berprestasi 

Sementara itu, Cipto Rachmat dan Hermin selaku dewan juri sekaligus legenda Dance Sport Indonesia menyebut kemajuan olahraga tersebut di Jawa Tengah sangat berkembang pesat. Ia pun berharap atlet-atlet Jawa Tengah dapat terus berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

“Peserta yang berpartisipasi sangat banyak, dan juara tidak hanya berasal dari Kota Semarang. Tetapi juga dari daerah lain seperti Kota Magelang, Kabupaten Grobogan, hingga Kabupaten Banyumas. Ini tanda pembinaan di daerah-daerah mulai berjalan,” jelas Cipto.