Sementara untuk tahun 2027, tantangan besar yang ia hadapi adalah memacu pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pariwisata seiring derasnya arus investasi luar yang masuk.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Agustina menginstruksikan Sekda baru agar tidak hanya bertumpu pada kajian internal birokrasi. Melainkan turut menggandeng kekuatan eksternal dan lembaga nasional.
“Kita tidak bisa sendiri karena sudah banyak investasi luar yang masuk. Kalau hanya bertumpu pada kajian internal, kita akan selalu terlambat mengantisipasi peluang. Perlu ada kombinasi kajian dari dalam terkait budaya dan kebiasaan, serta kajian dari luar untuk membaca opportunity (kesempatan) dari kacamata nasional,” jelasnya.
Terkait persiapan Perubahan APBD (P-APBD) maupun perencanaan anggaran ke depan, Agustina menegaskan posisinya tetap memberikan catatan garis besar (note outline) sesuai dengan amanat pemerintah pusat.
Sementara untuk proses teknis penyesuaian akan sepenuhnya dikomandoi oleh Handi Priyanto selaku Ketua TAPD yang baru bersama tim yang ada.
“Saya yakin dinamika tantangan Kota Semarang ke depan dapat dijawab dengan baik untuk membawa kota ini semakin maju,” katanya.
Siap Komandoi Birokrasi Pemkot Semarang
Sementara itu, Sekda Kota Semarang yang baru dilantik, Handi Priyanto, menegaskan kesiapannya untuk mengomandoi jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.
Sebagai langkah awal, Handi berkomitmen untuk menerjemahkan visi-misi kepala daerah (Wali Kota Semarang), khususnya dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menangkap peluang investasi yang masuk.
Handi mengibaratkan peran Sekda sebagai seorang konduktor dalam sebuah pertunjukan musik yang bertugas mengorkestrasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Tugas Sekda itu sebagai konduktor untuk mengorkestrasi OPD. Bagaimana menjabarkan dan menjalankan secara efektif dan efisien visi-misi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang tertuang dalam RPJMD,” ujar Handi.
Dia menambahkan bahwa pemahaman mendalam terkait visi-misi Wali Kota Agustina Wilujeng dan Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin telah ia tuangkan sejak dalam tahapan seleksi makalah lalu.





