BACA JUGA: Zulhas Tinjau Pasar Simongan, Pastikan Stok Pangan Awal 2026 Aman
“Banyak mahasiswa datang ke sini. Ada juga yang tertarik karena ingin memulai usaha budidaya maggot sendiri,” kata Musa.
Menjawab kekhawatiran warga terkait keberadaan lalat, Musa menegaskan bahwa lalat BSF berbeda dengan lalat hijau yang sering berkaitan dengan penyebaran penyakit.
“Lalat tentara hitam ini tidak menyebarkan penyakit. Umur hidupnya juga singkat, hanya sekitar satu sampai dua minggu,” jelasnya.
Selain budidaya, pengelola TPA Jatibarang juga aktif melakukan sosialisasi dan edukasi pengelolaan sampah organik kepada masyarakat, mulai dari tingkat RT, RW, hingga sekolah.
“Kami ingin masyarakat bisa mengelola sampah organik rumah tangga secara mandiri melalui budidaya maggot,” tuturnya.
Menariknya, seluruh kegiatan edukasi tersebut tidak di pungut biaya. Bahkan, peserta pelatihan mendapatkan bibit maggot sebagai bekal untuk memulai budidaya di rumah.
“Gratis. Setelah edukasi, kami juga berikan bibitnya agar bisa masyarakat praktikkan,” pungkas Musa. (*)
Editor; Elly Amaliyah





