Sementara di Desa Batursari, satu jembatan di Sungai Comal yang menghubungkan wilayah perbatasan Desa Penakir turut terputus.
“Untuk Desa Karangsari dan Desa Nyalambeng, akses jalan sempat tertutup material banjir bandang, namun saat ini sudah tertangani,” tutur Armin.
Pengungsi Banjir Bandang Pemalang Capai 514 Jiwa, Hujan Intensitas Ringan Masih Guyur Kecamatan Pulosari
BPBD Jawa Tengah mencatat total pengungsi mencapai 514 jiwa. Para pengungsi tersebar di Kantor Kecamatan Pulosari sebanyak 132 jiwa, Gedung PC NU 308 jiwa, serta SDN 02 Penakir sebanyak 30 jiwa.
Armin menuturkan, hingga Minggu pagi, kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Pulosari masih hujan dengan intensitas ringan. Petugas gabungan masih melakukan pembersihan material banjir dan evakuasi warga di sejumlah desa terdampak.
“Pengungsian dan dapur umum berada di Kantor Kecamatan Pulosari, PC NU, Balai Desa Penakir, PAUD Desa Pulosari, serta SDN 02 Penakir. Bantuan logistik juga sudah dikirimkan ke Desa Sima Kecamatan Moga dan wilayah Pulosari,” jelas Armin.
BACA JUGA: Banjir Bandang Kembali Terjang Area Wisata Guci Tegal, Kini Berstatus Tanggap Darurat 14 Hari
Dalam upaya penanganan darurat, BPBD bersama pemerintah kecamatan dan desa melakukan evakuasi warga ke lokasi aman. Kemudian mendirikan dapur umum dengan kebutuhan sekitar 1.386 bungkus makanan, serta berkoordinasi lintas sektor untuk penanganan lanjutan.
BPBD Jawa Tengah juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat hujan masih berpotensi terjadi di wilayah hulu.
Adapun kebutuhan mendesak di lokasi terdampak saat ini meliputi logistik permakanan, family kit, pampers bayi, selimut, pakaian layak pakai, serta obat-obatan. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




