SEMARANG, beritajateng.tv – Selama perayaan Hari Raya Idul Fitri, tak sedikit anak-anak yang mengalami gangguan saluran pencernaan. Kondisi tersebut tentu membuat orangtua khawatir.
Dr. dr Muzal Kadim, SpA(K) – Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi IDAI menjelaskan beberapa gangguan saluran pencernaan pada anak dapat terjadi selama libur Lebaran. Pasalnya ada perubahan aktivitas sehari-hari selama momen Lebaran.
Pada Lebaran kemarin, tak sedikit anak yang melaksanakan perjalanan mudik. Hal tersebut tentu dapat menyebabkan anak mengalami kelelahan dan merasakan stres yang berakibat pada turunnya imunitas. Selain itu, selama Lebaran, anak cenderung makan tidak teratur, kurang tidur, dan berada dalam kerumunan.
BACA JUGA: Cuaca Panas Ekstrem Landa Indonesia, Waspadai Dehidrasi pada Anak, Berikut Gejalanya
Menurut dr Muzal, gangguan saluran pencernaan yang sering ditemui pada anak adalah diare, sakit perut, muntah, konstipasi, intoleransi makanan, hingga keracunan makanan.
“Untuk diare, selain dari makanan yang dikonsumi anak, bisa juga dari tangan anak. Bisa dari tangan anak, tangan orang yang mengasuh, bisa juga dari binatang seperti lalat,” paparnya dalam media briefing IDAI, Kamis 27 April 2023.
BACA JUGA: Anak Tetap Tenang dan Bahagia, Tips Hadapi Stres Anak Saat Perjalanan Mudik
Muntah jadi Gejala Paling Sering Muncul saat Gangguan Saluran Pencernaan Terjadi
Dr Muzal mengatakan, muntah menjadi salah satu gejala yang paling sering muncul. Pemicunya pun beragam, mulai dari diare, infeksi saluran pernapasan atas, intoleransi makanan, hingga keracunan makanan.
“Karena adanya makanan baru saat Idul Fitri, maka bisa terjadi intoleransi atau alergi. Penyebabnya paling sering adalah laktosa, lemak di dalam santan, protein, makanan pedas, dan makanan manis,” jelasnya.
BACA JUGA: Tips Mudik Aman Bareng Anak, dari Transportasi hingga Asupan Gizi
Saluran pencernaan sendiri menurut dr Muzal berperan penting bagi tubuh manusia, terutama anak kecil. Hal tersebut karena saluran pencernaan adalah tempat masuknya nutrisi, tempat pembuangan sisa-sisa zat sampah, dan tempat proteksi dari kuman-kuman yang berasal dari luar yang masuk ke tubuh melalui makanan.
Ia berharap ada perhatian lebih dari orangtua terhadap pola makan dan kebersihan makanan anak selama perayaan Lebaran. Hal itu dapat mencegah terjadinya gangguan saluran pencernaan pada anak dan membuat mereka tetap sehat paska Lebaran. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





