Peristiwa

Diduga Terseret Arus Sungai Tuntang, Konten Kreator Demak Meninggal Saat Bikin Video

×

Diduga Terseret Arus Sungai Tuntang, Konten Kreator Demak Meninggal Saat Bikin Video

Sebarkan artikel ini
Konten Kreator Demak Meninggal | Sungai Lak | Mahasiswa UIN Walisongo | Jembatan Jurug | balita mranggen | RSJD Solo | Ilustrasi orang hanyut atau tenggelam. (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi orang hanyut atau tenggelam. (Foto: Pexels/Pixabay)

DEMAK, beritajateng.tv – Sebuah insiden memilukan menimpa seorang pemuda yang tengah menjalankan hobinya sebagai konten kreator video di Kabupaten Demak. Pria berinisial NH (33), yang masyarakat kenal sekitar sebagai seorang vlogger, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada aliran Sungai Tuntang.

Korban kuat dugaan terseret arus deras saat sedang mengambil dokumentasi video untuk keperluan konten. Jasad warga Desa Gebangarum ini ditemukan oleh tim gabungan pada wilayah Dukuh Pidodo, Desa Karangrejo, Sabtu, 4 April 2026 pagi.

Sehari sebelumnya, pihak keluarga serta warga sempat melaporkan kehilangan korban setelah hanya menemukan sepeda motor miliknya terparkir tak bertuan pada area tanggul sungai hingga malam hari.

BACA JUGA: Terlapor Hilang di Sungai Wulung, Nenek 74 Tahun di Blora Tewas Tenggelam

Kepala BPBD Demak, Agus Sukiyono, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban nekat mendekati bantaran sungai pada Jumat sore.

Saat itu, kondisi debit air Sungai Tuntang sedang meningkat signifikan hingga menyebabkan tanggul pada wilayah Kecamatan Guntur jebol di tiga titik berbeda.

“Korban diduga membuat konten di tanggul Sungai Tuntang yang mengalami kenaikan debit air,” ungkap Agus.

Kronologi Penemuan Konten Kreator Demak Meninggal Terseret Arus Sungai Tuntang

Kecurigaan warga muncul ketika melihat sebuah sepeda motor dan sepasang sandal jepit tertinggal pada area tanggul tanpa pemilik sejak pukul 16.00 WIB.

Perangkat desa yang mendapat laporan segera berkoordinasi dengan Polsek Guntur guna melacak identitas kendaraan tersebut. Berdasarkan fotokopi Kartu Keluarga yang tertinggal dalam bagasi motor, petugas memastikan bahwa pengendara terakhir adalah NH.

Tim SAR gabungan segera melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dan perlengkapan pelampung lengkap pada sepanjang aliran sungai.

Arus yang menuju arah muara laut sangat deras, sehingga menyulitkan proses pencarian pada malam hari. Setelah bekerja keras selama belasan jam, petugas akhirnya mengevakuasi tubuh korban yang tersangkut tidak jauh dari lokasi awal ia terlapor hilang.

BACA JUGA: Main Air di Air Terjun Watu Bobot Jepara, Dua Remaja Meninggal Tenggelam

“Keterangan dari tetangganya korban memang sering membuat vlog, terkenalnya di desa seperti itu,” ujar Kapolsek Bonang, Miftahun Nur.

Ia menduga kuat bahwa korban ingin mengabadikan momen luapan air sungai yang ekstrem sebagai bahan konten pribadinya.

Hasil pemeriksaan medis menyatakan tidak ada tanda kekerasan fisik, melainkan murni akibat tenggelam karena paru-paru korban kemasukan air.

“Intinya dia tenggelam, paru-parunya kena air,” jelas Miftah mengenai penyebab sang konten kreator Demak meninggal. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp