BLORA, beritajateng.tv – Seorang nenek berinisial R (74) yang dilaporkan hilang di Sungai Wulung, Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan pada Kamis, 2 April 2026 pagi setelah pencarian selama kurang lebih 24 jam.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, melalui Kasihumas AKP Midiyono, membenarkan penemuan tersebut. Penemuan jasad korban sekitar pukul 10.30 WIB di aliran sungai wilayah Desa Gondel, Blora, atau sekitar 2 kilometer dari laporan lokasi awal korban berada.
“Setelah pencarian oleh tim gabungan selama kurang lebih 24 jam, korban ketemu dalam keadaan meninggal dunia dan langsung kami evakuasi,” ujar AKP Midiyono.
BACA JUGA: Ribuan Petani Tebu di Blora Gelar Unjuk Rasa, Desak Pabrik Gula GMM Segera Beroperasi Giling
Berdasarkan keterangan, korban terakhir kali terlihat berada di pinggiran sungai pada Selasa, 31 Maret 2026 malam. Keesokan paginya, seorang saksi sempat membujuk korban untuk pulang. Namun, korban menolak. Saat saksi kembali ke lokasi, korban sudah tidak berada di tempat.
Polisi menyebut korban memiliki riwayat gangguan mental serta penglihatan. Warga juga mengungkapkan korban sebelumnya beberapa kali mencoba turun ke sungai, namun masih sempat terselamatkan.
“Korban sudah pikun dan mengalami gangguan mental. Saat kejadian, arus sungai juga cukup deras,” tambahnya.
BACA JUGA: DLH Blora Ingatkan Mitra SPPG Wajib Kelola Limbah dan Sampah
Hasil pemeriksaan medis dari petugas Puskesmas setempat memastikan tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban meninggal dunia murni akibat tenggelam.
Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Proses pencarian dan evakuasi melibatkan tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, Satpol PP, serta warga setempat. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





