Disdikbud Kendal Keluarkan Larangan Pungutan Dana PIP

Bupati Kendal.

Kendal, 14/1 (BeritaJateng.tv) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal mengeluarkan surat Larangan Pungutan Dana Program Indonesia Pintar (PIP) Nomor 420/23/DISDIKBUD, yang ditandatangani elektronik oleh Kepala Disdikbud, Jumat (13/1).

Hal ini dilakukan, dengan banyaknya keluhan para orang tua dan wali murid di Kendal terkait dengan pungutan uang PIP yang di terima siswa.

Kepala Disdikbud Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi membenarkan hal tersebut, dengan adanya informasi dan pengaduan dari masyarakat, tentang adanya pungutan yang mengatasnamakan satuan pendidikan di Kendal, terhadap Dana PIP.

Untuk itu Kepala Disdikbud Kendal menjelaskan, dana bantuan PIP diberikan oleh pemerintah kepada anak-anak sekolah, yang membutuhkan.

Dengan kata lain, PIP salah satu program pemerintah dalam mendukung anak usia sekolah (6-21 tahun) yang berasal dari keluarga tidak mampu.

PIP juga merupakan salah satu program pemerintah sebagai Bantuan Siswa Miskin (BSM).

“Sasaran utama bantuan PIP adalah, ditujukan kepada anak-anak sekolah yang berasal dari keluarga kurang mampu. Jadi tidak boleh ada pungutan sedikitpun terkait program tersebut,” terang Wahyu, Sabtu (14/1).

Untuk itu, pihaknya juga meminta kepada Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan, Pengawas dan Penilik Sekolah, serta Satuan Pendidikan Jenjang SD, SMP dan PNF se-Kendal, untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Yaitu dengan memfasilitasi peserta didik yang kurang mampu untuk diusulkan dalam PIP, dan memfasilitasi peserta didik yang menerima dana PIP kepada pihak perbankan.

“Selanjutnya, tidak memungut atau menerima pemberian dari peserta didik atau orang tua atau wali murid dengan bentuk dan alasan apapun,” jelas Wahyu.

Selain itu, pihaknya juga meminta untuk diberikan edukasi tentang pemanfaatan dana PIP kepada orang tua atau wali murid. Jadi kalau ada yang bermain-main dengan penyaluran PIP, Disdikbud akan menindak tegas.

“Jika ada pihak sekolah atau Kodinator yang mendapatkan dalam bentuk apa saja, yang berkaitan dengan pencairan PIP, entah itu seiklasnya atau berapapun, itu salah. Dan saya akan memanggil pihak sekolah” tandas Wahyu. (Ak/El)

Tinggalkan Balasan