Jateng

Pemkab Kendal Alokasikan Rp 2,9 Miliar untuk Penanggulangan Bencana Pasca Banjir

×

Pemkab Kendal Alokasikan Rp 2,9 Miliar untuk Penanggulangan Bencana Pasca Banjir

Sebarkan artikel ini
Pemkab Kendal Alokasikan Rp 2,9 Miliar untuk Penanggulangan Bencana Pasca Banjir
Bupati Kendal Dico Ganinduto meninjau lokasi terdampak banjir di Kendal. (Doc. Pemkab Kendal)

KENDAL, beritajateng.tv – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal mengalokasikan dana belanja tidak tetap (BTT) sebesar Rp 2,9 miliar untuk penanggulangan dan pemulihan pasca bencana banjir pada 20 Januari 2025.

Pj Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari, mengungkapkan bahwa sumber anggaran rencananya berasal dari APBD Tahun 2025.

Dari total anggaran tersebut, Rp 405.949.000 untuk tanggap darurat bencana banjir di Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon. Selain itu, Rp 116.146.000 alokasi anggaran untuk operasional alat berat dalam penanganan darurat di Desa Kebonharjo dan Desa Lanji.

BACA JUGA: Dewan Minta Pemkab Benahi Infrastruktur di Pelabuhan Kendal

Anggaran Rp 314.865.000 akan berguna untuk mengatasi bencana erosi di tanggul Sungai Bodri di Desa Kumpulrejo. Serta bencana banjir di Desa Pandes, Kecamatan Cepiring. Selanjutnya, dana sebesar Rp 563.030.000 pihaknya alokasikan untuk perbaikan jembatan di Dusun Kaliyoso, Desa Mojoagung, Kecamatan Plantungan.

Agus Dwi juga menjelaskan bahwa untuk tanggap darurat bencana tanah longsor, sebesar Rp 300 juta untuk perbaikan Dinding Penahan Tanah (DPT) di Desa Kalices, Kecamatan Patean. Selain itu, Rp 500 juta untuk rehabilitasi 10 unit rumah yang terdampak banjir di Desa Kebonharjo dan Desa Tamanrejo.

Pengadaan alat kesehatan untuk Puskesmas Patebon II juga menjadi prioritas, dengan dana sebesar Rp 298.485.000. Sedangkan Rp 300 juta dialokasikan untuk pembelian alat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk beberapa sekolah di Kebonharjo.

Tak ketinggalan, untuk mendukung operasional pompa penyedot air, sebesar Rp 19.950.000. Dan biaya operasional penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) akan menggunakan dana sebesar Rp 109.758.325.

“Untuk tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor dalam penanganan darurat biaya operasional penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sampai ke lokasi terdampak sebesar Rp 109.758 325,” imbuh Agus Dwi.

Pj Sekda juga menyebut, pemulihan lahan-lahan pertanian, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal berencana mengajukan bantuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

“Kemarin kita rapatkan Dinas Pertanian dan Pangan ini akan meminta droping dari Bapanas untuk mendistribusikan stok pangan nasional sekitar 100 ton beras. Nanti kita sediakan transportasinya yaitu dengan anggaran BTT sekitar Rp 100 jutaan untuk ambil dari gudang bulog dan untuk packing,” tandasnya.

Pihaknya berharap, melalui upaya-upaya yang dilakukan, dapat memulihkan kondisi pasca banjir dan tanah longsor di Kabupaten Kendal, serta dapat meringankan beban warga yang terdampak. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp