Jateng

Diserbu Warga, Beras SPHP 2 Ton dan Minyakita Ludes Kurang dari Sejam di Pasar Blora

×

Diserbu Warga, Beras SPHP 2 Ton dan Minyakita Ludes Kurang dari Sejam di Pasar Blora

Sebarkan artikel ini
Kios Bulog Jual Minyakkita dan Beras SPHP dengan harga HET diserbu warga Blora, Jawa Tengah. (Heri/beritajateng.tv)
Kios Bulog Jual Minyakkita dan Beras SPHP dengan harga HET diserbu warga Blora, Jawa Tengah. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv– Ratusan warga menyerbu stand kios stabilisasi harga di Pasar Sidomakmur, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Dalam waktu kurang dari satu jam, sebanyak 2 ton beras SPHP dan 50 karton Minyakita langsung ludes terjual.

Pantauan di lokasi, warga tampak berdesakan dan antre untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Minyakita dijual Rp15.700 per liter, sementara beras SPHP dijual Rp11.500 per kilogram.

Tingginya antusiasme masyarakat membuat stok yang tersedia cepat habis.

BACA JUGA: Banjir Cepu Blora Rendam Bantuan Pangan, 40 Karung Beras Basah

Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut karena harga yang ditawarkan jauh lebih terjangkau dibandingkan di pasaran.

“Murah sekali daripada di toko, jadi sangat membantu,” ujar Wati, salah satu warga.

Hal senada Suwarno, warga lainnya, sampaikan. Ia mengaku sengaja datang lebih awal agar kebagian. “Kalau telat sedikit saja pasti sudah habis,” katanya.

Kios stabilisasi harga ini merupakan inisiatif Perum BULOG untuk menjaga kestabilan harga pangan di pasaran. Program ini juga bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok seperti beras SPHP dan Minyakita sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

BACA JUGA: Banjir Kembali Rendam 7 Kelurahan di Cepu Blora, Ketinggian Air Capai 1 Meter dan Ganggu Lalu Lintas

Dengan tingginya minat masyarakat, harapannya program serupa dapat terus berlangsung secara berkala agar kebutuhan pokok tetap terjangkau di tengah fluktuasi harga. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp