Saat ini, joki Yanni Rondonuwu telah meninggalkan RSUD Salatiga dan selanjutnya cukup rawat jalan. Sementara joki Jones Paendong telah pindah ke Rumah Sakit Khusus Orthopedi Karima Utama, Kartasura, untuk menjalani operasi tulang kaki dalam waktu dekat.
Sedangkan kedua kuda yang terlibat kecelakaan, Salvator Minang dan kuda Milord, sayangnya tak terselematkan.
BACA JUGA: Bapak dan Anak di Semarang Kompak Curi Kuda saat Salat Jumat
Panitia penyelenggara juga telah menggelar pertemuan dengan masing-masing pemilik kuda dan siap bekerjasama untuk melakukan langkah-langkah perbaikan agar ke depan musibah yang sama tak terjadi lagi.
Panitia juga berterima kasih atas perhatian dan dukungan para stakeholder serta masyarakat luas terhadap penyelenggaraan Jateng Derby 2025 di arena pacuan Kuda Tegalwaton.
Munawir pun menegaskan bahwa segala sesuatu yang terjadi di insiden kecelakaan pada Jateng Derby 2025 kemarin sepenuhnya menjadi tanggung jawab panitia. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi