Oleh karenanya, pihaknya mengaku siap menerima aduan dari mahasiswa yang mengalami permasalahan selama proses pendidikan PPDS.
“Kalaupun ada [aduan] kami mungkin bisa membantu, kami akan bantu. Apalagi masalah pendidikan, di bidang hukum IDI pun akan membantu,” tekannya.
Di sisi lain, berdasarkan kesaksian keluarga dan rekan, korban dikenal bekerja dengan rajin dan giat. Bahkan, menurut Dekan FK Universitas Sultan Agung (Unisula) tempat korban menempuh Pendidikan Dokter, korban merupakan mahasiswa terbaik. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





