Pendidikan

Dorong Kesadaran Sejak Dini, Dinas Pendidikan Semarang Integrasikan Pendidikan Lingkungan ke Kurikulum PAUD

×

Dorong Kesadaran Sejak Dini, Dinas Pendidikan Semarang Integrasikan Pendidikan Lingkungan ke Kurikulum PAUD

Sebarkan artikel ini
Kurikulum PAUD
Workshop SRA dan KHA serta peluncuran program GESIT Dinas Pendidikan Kota Semarang, Kamis, 17 Juli 2025. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Ratih Herawati, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan Kota Semarang, menyampaikan bahwa seluruh lembaga PAUD telah diarahkan untuk merancang dan menerapkan kurikulum yang mengedepankan isu lingkungan.

“Tujuannya agar anak-anak sejak dini terbiasa menjaga kelestarian lingkungan. Mulai dari memilah sampah, mengolahnya menjadi barang yang bermanfaat, bahkan bernilai ekonomi. Rancangan kurikulum ini akan sesuai dengan karakteristik dan pendekatan pembelajaran usia dini, serupa dengan konsep muatan lokal,” jelasnya.

BACA JUGA: Ketua DPRD Jateng Hormati Gugatan Terkait Kondisi Lingkungan Sekitar PLTU Jepara

Ratih juga menambahkan bahwa kurikulum ini akan membentuk generasi muda yang lebih peduli terhadap lingkungan dan sosial, sekaligus memperkuat pendidikan karakter sejak awal.

Sub Koordinator Kurikulum dan Penilaian PAUD PNF Dinas Pendidikan Kota Semarang, Rifki Nugroho, mengatakan bahwa peserta workshop berasal dari satuan pendidikan yang belum pernah mengikuti kegiatan bimbingan teknik maupun sosialisasi pemahaman SRA.

Pada tahun ini, Dinas Pendidikan Kota Semarang telah mencapai target satuan pendidikan sebanyak 1.441 satuan PAUD.

Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kota Semarang dalam menghadapi tantangan lingkungan perkotaan. Selain itu, juga sebagai perluasan program Sekolah Ramah Anak yang penerapannya telah berlaku sejak 2020. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadaf

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp