Jateng

DPRD Jateng Minta PRPP Gandeng Investor, Evaluasi Revitalisasi-Tata Kelola Pengunjung

×

DPRD Jateng Minta PRPP Gandeng Investor, Evaluasi Revitalisasi-Tata Kelola Pengunjung

Sebarkan artikel ini
Stiker Pajak | prpp jawa tengah
Anggota Komisi C DPRD Jawa Tengah Fraksi Gerindra, Dwi Yasmanto, saat menanggapi pengelolaan PRPP Jawa Tengah, Jumat, 10 Juli 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Anggota Komisi C DPRD Jawa Tengah Dwi Yasmanto mendorong PT Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah untuk segera menggandeng investor guna mempercepat revitalisasi kawasan. Langkah tersebut ternilai menjadi solusi agar PRPP mampu bangkit dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Yayan, sapaan akrabnya, mengatakan hingga saat ini perkembangan PRPP belum menunjukkan hasil yang signifikan. Menurutnya, besarnya aset yang perusahaan daerah miliki tersebut juga teriringi tingginya biaya operasional dan perawatan.

“PRPP memang belum ada perkembangan yang signifikan, belum menghasilkan yang bagus. Bisa terbilang merugi karena asetnya luar biasa besar. Biaya operasional untuk maintenance-nya juga luar biasa,” ujar Yayan pada Jumat, 10 Juli 2026.

Menurutnya, mengandalkan penyertaan modal dari APBD bukan menjadi solusi utama karena kebutuhan anggaran yang sangat besar dan tidak dapat terpenuhi hanya dalam satu tahun anggaran.

BACA JUGA: Yosi Penuhi Klarifikasi Pelanggaran Etik BK DPRD Semarang, Akui Datang ke Spa Tapi Bantah Tuduhan

Karena itu, Komisi C DPRD Jateng telah meminta jajaran direksi PRPP untuk aktif mencari mitra investasi dari sektor swasta.

“Kami menghimbau direksi PRPP untuk segera mencari investor. Kalau mengandalkan penyertaan modal dari APBD mungkin bisa, tetapi jumlahnya sangat besar dan tidak bisa selesai dalam satu tahun anggaran,” ujarnya.

Lokasi PRPP Ternilai Punya Nilai Jual Tinggi

Yayan optimistis PRPP memiliki daya tarik bagi investor karena berada di lokasi yang strategis. Kawasan tersebut berada tidak jauh dari Bandara Jenderal Ahmad Yani, berada di kawasan perkotaan Semarang, serta memiliki lahan yang luas untuk dikembangkan.

“Kami yakin banyak investor yang mau karena tempatnya sangat strategis. Dekat dengan bandara, berada di tengah kota, dan luasan lahannya juga luar biasa. Tinggal bagaimana manajerialnya penataan lebih baik,” katanya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari direksi, saat ini sudah ada beberapa calon investor yang berminat memanfaatkan aset PRPP.

“Informasi dari direksi sudah ada beberapa calon investor yang ingin memanfaatkan aset kita. Mudah-mudahan bisa berjalan lancar sehingga mampu menggerakkan perekonomian Jawa Tengah sekaligus mendongkrak PAD,” tutur Yayan.

Revitalisasi Diminta Dimulai dari Wajah Bangunan

Selain mencari investor, Yayan menilai revitalisasi fisik kawasan juga harus menjadi prioritas. Menurutnya, kondisi bangunan PRPP saat ini kurang menarik sehingga perlu dilakukan pembenahan agar lebih modern dan mampu menarik lebih banyak pengunjung.

“Kondisi bangunannya dari luar kurang marketable, kurang eye catching. Kalau dilihat dari luar masih terkesan kusam sehingga perlu diperbaiki tampilannya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti persoalan genangan air yang masih terjadi saat musim hujan. Menurutnya, penanganan masalah tersebut membutuhkan anggaran besar sehingga harus dilakukan secara bertahap.

Tata Kelola dan Keamanan Pengunjung Jadi Sorotan

Tak hanya revitalisasi fisik, Yayan juga meminta manajemen PRPP membenahi tata kelola pelayanan kepada pengunjung.

Hal itu menyusul sejumlah keluhan masyarakat. Mulai dari kasus kehilangan helm saat berlangsungnya acara hingga aturan yang ternilai membingungkan terkait makanan.

“Ada keluhan kehilangan helm saat acara berlangsung. Manajemen harus menata sistem keamanan supaya pengunjung merasa nyaman dan tidak waswas saat menikmati hiburan,” katanya.

Selain itu, ia juga menyinggung adanya keluhan pengunjung yang membeli makanan di dalam kawasan PRPP tetapi tetap terminta meninggalkan makanan tersebut ketika memasuki area acara.

“Ini menunjukkan tata kelola yang masih perlu diperbaiki. Pengunjung harus mendapatkan pelayanan yang nyaman dan profesional,” ucap Yayan.

BACA JUGA: Ketua DPRD Jateng Sumanto Ungkap Alasan Minimnya Minat Anak Muda jadi Petani

Anggota Komisi C DPRD Jawa Tengah Fraksi Gerindra itu berharap jajaran direksi yang baru memimpin sekitar satu tahun terakhir dapat menunjukkan kinerja yang lebih baik melalui pembenahan manajemen, peningkatan pelayanan agar kembali menjadi pusat rekreasi dan promosi unggulan di Jawa Tengah. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp