SEMARANG, beritajateng.tv – Java United FC menunjukkan semangat juang hingga menit akhir saat menjamu Bali United dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (16/10/2026).
Sempat mendapat perlawanan sengit, Laskar Kepodang Emas akhirnya mengunci kemenangan dramatis dengan skor 3-2.
Gol penentu kemenangan yang dicetak Kei Hirose pada menit 90+8 menjadi puncak perjuangan tuan rumah.
Hasil ini sekaligus memperpanjang tren positif Java United setelah sebelumnya mengalahkan Borneo FC di kandang sendiri.
Kemenangan Java Unuted vs Bali United tidak hanya menghadirkan tiga poin. Tetapi juga membawa Java United naik sementara ke peringkat ke-12 klasemen Super League.
Hasil ini menjadi modal penting bagi tim asal Jawa Tengah tersebut untuk menghadapi dua laga tandang berikutnya.
Java United mengawali pertandingan dengan menerapkan strategi transisi menyerang yang telah tim pelatih siapkan. Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-14 melalui aksi Riyan Ardiansyah.
Pemain asli Jawa Tengah tersebut melepaskan sepakan keras dari dalam kotak penalti yang membawa Java United unggul 1-0.
Gol itu memiliki arti tersendiri bagi Riyan. Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor Stadion Jatidiri untuk pertama kalinya sejak Januari 2023, ketika masih memperkuat PSIS Semarang.
Meski menjadi pencetak gol pembuka, Riyan memilih menempatkan keberhasilan tim di atas pencapaian pribadi.
“Saya bangga dengan perjuangan teman-teman. Gol adalah bonus, saya tidak akan bisa melakukannya tanpa bantuan rekan setim,” kata Riyan dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Pelatih kepala Java United, Fabio Lefundes, menjelaskan bahwa gol tersebut merupakan bagian dari skema permainan yang telah di latih sebelum menghadapi Bali United.
BACA JUGA: Tekuk Borneo FC 2-1 di Jatidiri, Java United FC Raih Kemenangan Perdana di BRI Super League 2026/2027
Menurut dia, saat mendapatkan peluang melakukan transisi menyerang, Riyan dan Yabes Roni yang beroperasi sebagai bek sayap di arahkan untuk ikut masuk ke kotak penalti lawan.
“Ketika ada kesempatan transisi menyerang, Riyan dan Yabes Roni yang bermain sebagai bek sayap ada di kotak penalti lawan. Proses itu menjadi salah satu skema yang sudah kami siapkan di sesi latihan untuk melawan Bali United,” ujar Lefundes.
Strategi tersebut membantu Java United tampil efektif pada babak pertama. Tuan rumah mencatatkan tiga percobaan tembakan dengan satu di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Sementara itu, Bali United membukukan delapan percobaan dan tiga tembakan tepat sasaran, tetapi belum mampu mencetak gol hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Bali United meningkatkan tekanan dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Teppei Yachida pada menit ke-59.
Situasi tersebut mendorong Lefundes melakukan perubahan untuk mengembalikan daya serang tim.
Tiga pemain, yakni Ciro Alves, Taufik Rustam, dan Ridho Syuhada, dimasukkan pada pertengahan babak kedua.
Lefundes juga menggeser Yakob Sayuri ke posisi bek kanan. Perubahan ini memberikan ruang bagi Java United untuk bermain lebih agresif dalam membangun serangan.
“Kami memasukkan Ciro untuk membuat tim bermain lebih agresif dan memindahkan Yakob ke bek kanan. Pada titik inilah pertandingan berubah,” tutur Lefundes.
Keputusan tersebut terbukti memberikan dampak. Java United kembali unggul pada menit ke-77 melalui Gustavo Almeida.
BACA JUGA: Kejutan Transfer Java United FC Resmikan Vander Silva, Eks Timnas Brasil U-20!
Tekanan tuan rumah berlanjut hingga penghujung laga. Saat pertandingan memasuki menit 90+8, Kei Hirose mencetak gol yang memastikan kemenangan Java United dengan skor 3-2.
Dua gol tambahan Java United pada babak kedua tidak lepas dari kontribusi Ciro Alves yang memberikan assist dalam proses terciptanya gol Gustavo Almeida dan Kei Hirose.
Kemenangan atas Bali United juga menjadi momen penting bagi Ciro Alves. Winger berusia 37 tahun tersebut kembali tampil dalam pertandingan resmi setelah sekitar lima bulan tidak bermain.
Penampilan terakhirnya pada musim sebelumnya tercatat bersama Malut United pada 16 Mei 2026.
Setelah bergabung dengan Java United, Ciro belum dapat merumput sejak pertandingan pertama BRI Super League 2026/2027 karena mengalami cedera.
Kembalinya Ciro memberikan tambahan pilihan bagi lini serang Java United. Kontribusinya dalam dua gol pada babak kedua turut membantu tuan rumah mempertahankan momentum hingga peluit akhir.
Di sisi lain, Bali United terus berupaya mengejar ketertinggalan. Jens Raven mencetak gol pada menit 90+8, tetapi upaya tersebut tidak cukup untuk menggagalkan kemenangan Java United.
Fabio Lefundes mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang mampu mengamankan kemenangan dalam dua pertandingan kandang melawan Borneo FC dan Bali United.
Meski demikian, ia mengingatkan tim agar tidak cepat berpuas diri. Java United masih harus menjaga konsistensi permainan untuk memperbaiki posisi di klasemen Super League 2026/2027.
“Kami harus mensyukuri kemenangan di dua laga kandang melawan Borneo FC dan Bali United. Semoga kami bisa mempertahankan tren positif pada dua laga tandang selanjutnya,” kata Lefundes.
Tantangan berikutnya sudah menanti. Java United bakal menghadapi Isenmulang Kalteng FC pada 20 Oktober 2026, kemudian bertandang ke markas Persijap Jepara pada 24 Oktober 2026.
Dua pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Laskar Kepodang Emas untuk kembali mengumpulkan poin dan memperbaiki posisi di klasemen.
Kemenangan dramatis atas Bali United menjadi bukti bahwa perjuangan Java United belum berakhir sebelum pertandingan benar-benar usai.
Kini, konsistensi dan kemampuan menjaga momentum akan menjadi kunci bagi tim asal Jawa Tengah itu dalam melanjutkan perjalanan di kompetisi musim ini. (*)





