Gaya Hidup

Dulu Ayah Diktator, Kini Dokter Tirta Bangun Kedekatan Anak Lewat Meja Makan

×

Dulu Ayah Diktator, Kini Dokter Tirta Bangun Kedekatan Anak Lewat Meja Makan

Sebarkan artikel ini
dokter tirta
Dokter Tirta dalam podcast Raditya Dika, baru-baru ini. (YouTube/Raditya Dika)

SEMARANG, beritajateng.tv – Influencer sekaligus dokter dan pengusaha, Tirta Mandira Hudhi atau yang akrab disapa Dokter Tirta, secara terbuka mengungkap perubahan besar dalam dirinya sebagai seorang ayah.

Ia mengaku pernah menjadi sosok yang terlalu mengatur dan jarang berkomunikasi dengan anak-anaknya. Namun kini, ia membangun kedekatan emosional melalui rutinitas sederhana: ngobrol di meja makan.

Pengakuan itu ia sampaikan dalam podcast Raditya Dika yang tayang baru-baru ini. Dalam sesi tersebut, Dokter Tirta mencurahkan refleksi pribadinya sebagai orang tua yang pernah mengulang pola dari masa kecilnya.

“Aku dulu nganggep bapakku orang paling diktator. Dan ternyata aku mengulangi pola itu ke anak-anakku. Tapi sekarang sudah berubah karena kami sering ngobrol di meja makan,” ungkapnya.

Dari Ayah Sibuk Jadi Ayah Peduli

Dokter Tirta mengenang masa kecilnya yang minim komunikasi dengan sang ayah karena kesibukan kerja.

BACA JUGA: Blak-blakan Dokter Tirta Ungkap Pengalamannya saat Koas hingga Gaji Dokter: Sengsara!

Namun seiring waktu, ia memahami bahwa ayahnya bekerja keras untuk masa depan keluarga.

“Aku baru sadar pas kuliah, ternyata bapakku kerja terus supaya aku bisa hidup stabil. Aku termasuk yang privilege, enggak khawatir cari rumah atau sekolah,” ujarnya.

Dari pengalaman itu, ia memilih mengubah pendekatan dalam mendidik anak-anaknya. Ia tetap mempertahankan disiplin, tetapi menambahkan elemen komunikasi terbuka dalam keluarga.

Meja Makan Jadi Ruang Curhat Anak

Dokter Tirta membiasakan momen makan bersama tanpa gangguan gadget. Menurutnya, meja makan adalah tempat terbaik membangun koneksi emosional dengan anak.

“Kalau di rumah, makan harus di meja makan. Enggak boleh ada yang pegang HP, semua harus ngobrol. Di situlah anakku cerita tentang sekolah, temannya, bahkan aktivitas orang tua temannya,” jelasnya.

Untuk menumbuhkan pemahaman soal kerja keras, Dokter Tirta juga rutin mengajak anaknya melihat langsung aktivitas bisnisnya. Ia memperkenalkan lingkungan kerja agar anaknya paham arti usaha dan uang.