Dalam edukasi tersebut, masyarakat di ajak memahami pentingnya merawat uang Rupiah. Mengenali ciri-ciri keaslian uang, hingga memahami Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
“Kami juga memberikan edukasi literasi keuangan agar masyarakat semakin bijak dan aman dalam menggunakan layanan keuangan,” katanya.
Nugroho menambahkan, kolaborasi antara BI dan TNI AL menjadi langkah penting untuk memperkuat inklusi ekonomi di wilayah kepulauan. Yang selama ini memiliki keterbatasan akses layanan keuangan.
“Sinergi ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan Rupiah sekaligus memperkuat akses ekonomi masyarakat di daerah 3T,” ujarnya. (*)





