Emosi Sesaat Membuat Status Merugikan Orang Lain, Oknum LSM PKN di Blora Minta Maaf

BLORA, 10/4 (BeritaJateng.tv) – Gegara emosi sesaat, dan membuat status menyinggung media sebagai jongos kasus galian C di desa Singget, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, seorang oknum anggota salah satu orgnisasi masyarakat Pemantau Keuangan Negara (PKN) di Blora di kecam sejumlah wartawan.

Status yang ditulis Munandir pada Minggu (10/4/2022) pukul 04.11 WIB. berbunyi, setelah saya melakukan penyelidikan n menarik kesimpulan terkait tambang di singget banyak oknum, instansi yang ikut menikmati hslnya. Trmasuk media”jongos.tuntutan warga normalisasi akses jln serta pemerataan loks tambang yang kedalamanya +_25m juga belum dilaksanakan.itu kalau kades tegas sebenarnya tidak menunggu lama.krew tambangpun seolah” mersa jagoan Krn sudah ngasih atensi ke instansi” n APH.walaupun itu perbuatan melawan hukum mereka sudah berani melawan tuntutan warga.

Status yang menyebut media “jongos itu terseber disejumlah whatsapp grup di Blora. Sontak membuat sejumlah wartwan yang membaca geram dan mengecam Munandir.

Ketua PKN Blora Sukisman saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telephon mengatakan, bahwa itu adalah pernyataan pribadi anggotanya bukan atas nama PKN.

“Lha nek dia pasang status itu kan pribadi leh. Lha nek status itu, nek menyebut orgnanisasi kudune kan lewat, tapi kan karena dia mengakui, nek kulo kemropok pak, (saya emosi-red). ya sudah nek kamu tau ada dua oknum ke situ, itulah awalnya. Tapi kita buat damai saja mas,” kata Sukisman.

Usai konfirmasi dengan ketua PKN sejumlah wartawan di Blora juga mendatangi Munandir untuk memastikan kebenaranya.

Munandir mengaku membuat status itu lantaran emosi sesaat karena kasus tambang yang ia bela tidak kunjung selesai. Ia lalu minta maaf kepada sejumlah wartawan yang mendatanginya.

“Maaf di balik kesalahan tulis ini karena emosi sesaat. Di Mendenrejo – Kradenan ada kasus tambang ilegal yg di tolak warga, lokasi di dekat pemukiman, dan diduga di backingi oknum LSM dan oknum Aparat. Misi PKN membantu kesulitan warga masyarakat,” ucap Munandir.

Ia meminta meminta maaf sebesar besarnya atas statusnya yang katanya salah ketik itu. Ia tidak bermaksud untuk mendiskreditkan serta menyinggung teman – teman media.

“Assalamualaikum, selamat siang. saya Nandir mohon maaf yang sebesar – besarnya atas setatus saya yang salah ketik. Dan saya tidak bermaksud untuk mendiskriditkan serta menyinggung teman – teman media. Karena tim saya PKN sangat membutuhkan sinergitas teman media. Sekali lagi saya pribadi mohon maaf dan ini sabagai pelajaran berharga buat saya. Saya tidak akan mengulangi lagi dan akan lebih berhati – hati dalam penulisan status. mohon permintaan maaf ini disampaikan teman media yg lain. Media tetap sahabat dan mitra karib PKN,” ucap Munandir kepada wartawan. (Her/El)

Leave a Reply

Your email address will not be published.