SEMARANG, beritajateng.tv – Mengantarkan lima calon kepala daerah ikut fit and proper test di DPD PDIP Jawa Tengah, Bupati Klaten Sri Mulyani ingin programnya selama menjabat dua periode diteruskan.
Hal itu Sri tuturkan usai mengantar anggotanya ikut fit and proper test di Panti Marhaen, Jumat 28 Juni 2024 sore.
“Harapannya, bupati dan wakil bupati akan bersinergi untuk melanjutkan apa yang menjadi program saya selama dua periode jadi bupati,” ujar Sri.
Sri menuturkan, ada lima orang yang ikut fit and proper test di PDIP Jawa Tengah.
Empat di antaranya maju bupati, yakni Sekda Klaten Jajang Prihono, Wakil Ketua DPC PDIP Klaten Aris Prabowo, Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, dan Wakil Ketua DPC PDIP Klaten, Aris Widiharto.
Sementara satu orang lainnya maju sebagai calon Wakil Bupati Klaten.
Sebagai pendamping kelima bakal calon kepala daerah (bacakada) itu, Sri mengaku kesanggupan finansial menjadi satu dari sekian banyak pertanyaan saat fit dan proper test berlangsung.
“(Kesanggupan pendanaan) Iya itu pasti, harus. Para bacalon sudah menyampaikan pada tim pengujinya masing-masing, sesuai dengan kesiapan pendanaan yang dimiliki,” aku Sri.
Perihal kesiapan pendanaan, Sri meyakini kelima calon sudah siap bertempur dengan segala biaya politik yang diperlukan.
“Para calon tentunya sudah siap, karena berani mendaftar berani mencalonkan. Pasti tentunya sudah siap,” tegas Sri.
Selain kesiapan pendanaan, survei kelima bacakada itu juga Sri akui turut terpaparkan pada saat fit and proper test berlangsung.
“Survei bagus dari semua calon, walaupun ada yang memang kurang, ada yang sudah bagus, lumrah lah. Ini kan masih tahap awal, pasti setelah rekom turun akan digenjot, mesin partai selalu dimaksimalkan,” papar Sri.
Sri Mulyani sebut calon Wakil Bupati Klaten dari Gerindra, mungkinkah lawan kotak kosong?
Lebih lanjut, Sri menyebut wakil bupatinya nanti akan mengambil dari Partai Gerindra. Saat ini, kata dia, tinggal menunggu rekomendasi datang untuk posisi calon Bupati Klaten.
“Insyaallah tinggal menunggu rekomendasi. Kan PDIP dengan Gerindra. Bupati dengan PDIP, wakilnya dengan Gerindra,” terangnya.
Selain itu, koalisi juga ia bangun dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
“Kami sudah komunikasi, tinggal nunggu MoUnya dengan PKS. Itu yang pasti sudah saya bangun selama beberapa hari terakhir,” bebernya.
BACA JUGA: Perempuan Satu-satunya di Penjaringan Pilgub PDIP Jateng, Sri Mulyani Akui Sudah Bentuk Tim Sukses
Sri juga menyatakan pihaknya mengajak seluruh partai politik (parpol) di Klaten untuk bekerja sama dalam Pilkada 2024 mendatang.
“Semua parpol saya komunikasikan di Kabupaten Klaten untuk kami ajak bekerja sama dalam Pilkada,” jawabnya.
Perihal kemungkinan lawan kotak kosong, Sri Mulyani memberi respons singkat.
“Segala kemungkinan bisa. Kita punya target, skenario, strategi bagaimana nanti kotak kosong atau dengan dua calon, bahkan jika empat calon,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





