Pariwisata

Fadli Zon Ajak Generasi Muda Belajar Sejarah Lewat Pameran Arsip Pendudukan Jepang di Kota Lama

×

Fadli Zon Ajak Generasi Muda Belajar Sejarah Lewat Pameran Arsip Pendudukan Jepang di Kota Lama

Sebarkan artikel ini
Fadli Zon Ajak Generasi Muda Belajar Sejarah Lewat Pameran Arsip Pendudukan Jepang di Kota Lama
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon bersama Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng di Pameran Filateli Kota Lama Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengajak generasi muda untuk mempelajari sejarah bangsa melalui pameran filateli dan arsip bertajuk Dalam Cengkeraman Saudara Tua di kawasan Kota Lama Semarang.

Pameran tersebut menampilkan berbagai artefak autentik dari masa pendudukan Jepang di Indonesia. Mulai dari benda filateli, numismatik, dokumen pemerintahan, kartu pos, surat izin, hingga koran dan majalah yang terbit pada masa transisi menuju kemerdekaan.

Saat meninjau pameran, Fadli Zon menilai koleksi dalam pameran yang memiliki nilai sejarah tinggi. Karena mampu menggambarkan perjalanan bangsa melalui benda-benda asli yang jarang masyarakat temui.

“Pameran ini sangat menarik karena menghadirkan lini masa sejarah melalui artefak yang autentik dan original. Dari benda-benda filateli, numismatik, kartu pos, hingga dokumen pemerintahan. Masyarakat bisa melihat langsung bagaimana perjalanan bangsa Indonesia pada masa pendudukan Jepang di Kota Lama,” ujar Fadli Zon.

BACA JUGA: Siap-siap! PDAM Semarang Lakukan Penyesuaian Tarif Khusus Pelanggan Niaga dan Industri

Menurutnya, koleksi tersebut memberikan gambaran yang jelas mengenai sistem pemerintahan Jepang selama masa pendudukan. Yang berlangsung secara terstruktur di bawah kendali militer.

Ia mengatakan, berbagai dokumen pameran menjadi bukti sejarah penting yang dapat membantu masyarakat memahami salah satu fase krusial dalam perjalanan bangsa Indonesia.

“Melalui arsip dan dokumen ini, kita bisa melihat bagaimana pemerintahan Jepang menjalankan kekuasaannya secara sistematis. Ini merupakan bagian penting dari sejarah yang perlu generasi sekarang pahami,” katanya.

Fadli Zon juga mengajak masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan generasi muda. Untuk memanfaatkan pameran tersebut sebagai sarana belajar sejarah yang lebih menarik dan kontekstual.

“Saya mengajak generasi muda untuk datang dan melihat langsung dokumen-dokumen asli yang telah di kurasi dengan baik. Pameran seperti ini menjadi media edukasi yang efektif untuk memahami sejarah bangsa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Fadli Zon turut mengapresiasi kolektor sekaligus pemilik koleksi, Pohan. Yang telah mengumpulkan berbagai artefak sejarah tersebut sejak dekade 1980-an.