SEMARANG, beritajateng.tv – Kembali hadir sebuah film yang berjudul Pesta Babi kini berhasil mengundang banyak perhatian kalangan. Banyak sekali pihak yang menyoroti film ini karena mengangkat isu yang cukup penting bagi masyarakat.
Sebuah dokumenter dengan kisah perjuangan masyarakat adat di Papua Selatan yang melawan ekspansi industri besar-besaran.
Tentu cukup menarik dengan cerita fakta yang harus diangkat membuat beberapa pihak tersudutkan. Siapa sangka, film yang merupakan karya dari seorang sutradara bernama Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale berhasil menarik perhatian.
Berikut akan beritajateng.tv bagikan beberapa fakta-fakta menarik tentang film dokumenter yang satu ini.
BACA JUGA: Daftar Film Bioskop Terbaru Tayang Akhir Mei 2026, Lengkap dengan Sinopsisnya
Fakta-Fakta Film Pesta Babi
Berdurasi Panjang
Meski film yang satu ini berdurasi panjang kurang lebih 95 menit, namun ceritanya tidak membosankan. Menggabungkan beberapa cerita tentang sejarah, investigasi dan masih banyak lagi.
Tidak heran apabila banyak yang penasaran akan film yang satu ini karena pembuatannya saja memakan kurang lebih hingga 4 tahun.
Pengambilan gambar dari film tersebut berlokasi di beberapa titik yang ada di Papua Selatan seperti Merauke, Boven Digoel dan Mappi.
Sutradara Dua Dokumenter Kritis
Siapa sangka, ternyata sutradara dari film Pesta Babi merupakan seorang jurnalis yang cukup terkenal loh. Dandhy Laksono terkenal sebagai jurnalis dengan mengangkat isu sosial-politik.
Kolaborasi yang cukup unik yakni dengan Cypri Paju Dale yang menghadirkan cerita cukup menarik tentang isu lingkungan dan hak masyarakat adat.
BACA JUGA: Rekomendasi 5 Film Bioskop Terbaru Tayang 27 Mei 2026, Lengkap Berbagai Genre
Angkat Isu Deforestasi Terbesar Dalam Sejarah
Film ini menyoroti bagaimana rencana konversi 2,5 juta hektar hutan yang ada di Papua. Hutan tersebut kini berubah menjadi perkebunan industri sawit, tebu hingga proyek pangan dengan skala yang cukup besar.
Dengan mengatas namakan ketahanan pangan dan transisi energi, proyek yang sedang berlangsung ini terkenal dengan sebutan deforestasi terbesar dalam sejarah.
Makna Simbolis





