-
Tidak mengonsumsi buah yang memiliki bekas gigitan kelelawar
-
Mencuci dan mengupas buah secara menyeluruh sebelum dikonsumsi
-
Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta mengikuti protokol kesehatan saat bepergian ke India atau negara terjangkit
-
Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, sesak napas, muntah, hingga penurunan kesadaran atau kejang dalam 14 hari setelah kembali dari India
4. Menkes: Fatality Rate Tinggi, Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa virus Nipah memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi, sehingga membutuhkan kewaspadaan ekstra. Ia menyebut sejumlah negara Asia, seperti Thailand, telah mulai menerapkan pengawasan ketat di bandara.
“Indonesia juga akan terus berjaga-jaga dan melakukan pemantauan apabila virus ini masuk ke Tanah Air,” ujar Menkes.
Ia mengimbau masyarakat yang bepergian ke wilayah Asia Selatan untuk menjaga kebersihan, menerapkan gaya hidup sehat, dan menggunakan masker.
BACA JUGA: Ramai Soal Virus ‘Cacar Monyet’ Mpox di Indonesia, Berikut Ini Gejalanya
Kementerian Kesehatan juga tengah mempersiapkan alat tes guna memastikan deteksi dini jika ditemukan pasien dengan dugaan infeksi virus Nipah.
5. Belum Ada Obatnya
Berita buruknya, sama seperti Covid-19 saat awal mewabah, nipah belum ada obat spesifik. Pengobatan hanya bersifat suportif. Nipah juga belum memiliki vaksin. (*)





