SEMARANG, beritajateng.tv – Usai virus Covid-19 beberapa tahun lalu, kini WHO kembali mengumumkan sebuah virus terbaru yang kembali menyerang. Wabah ini terkenal dengan sebutan Mpox yang sebelumnya sempat menjadi kondisi darurat kesehatan global.
Mengetahui bahwa virus tersebut masuk pada status kesehatan global, tentu hal ini menjadi sebuah peringatan tertinggi yang cukup berbahaya. Maka dari itu, semua negara perlu mewaspadai wabah yang satu ini termasuk Indonesia.
Salah satu langkah dari pihak Kemenkes RI untuk mencegah penyebaran virus tersebut yaitu adanya vaksin. Berikut ini gejala yang akan terjadi apabila terjangkit virus tersebut.
Gejala Virus Mpox
Mpox sebuah wabah yang terkenal dengan sebutan cacar monyet. Virus yang satu ini merupakan sebaran dari virus Monkeypox.
Adapun beberapa gejala yang akan terjadi pada seseorang yang terjangkit virus tersebut yaitu munculnya sakit kepala. Adanya nyeri pada bagian kepala juga merupakan salah satu tanda dari tubuh bahwasanya sedang mengeluarkan energi untuk melawan infeksi.
Berikutnya yaitu nyeri otot, menjadi salah satu tanda bahwa tubuh sedang berperang dalam melawan virus. Ketiga yaitu terjadi sebuah pembengkakan kelenjar getah bening pada bagian area leher dan ketiak.
Keempat yaitu tubuh yang mudah lelah lantaran dampak dari adanya energi besar yang keluar dalam melawan sebuah penyakit. Keenam yaitu muncul sebuah ruam dengan waktu kurang lebih 1-3 hari setelah demam.
Baca Juga: Cara Atasi Asam Lambung Kambuh di Malam Hari, Cus Langsung Coba!
Adanya ruam tersebut dapat muncul dari mulai area wajah dan akhirnya menyebar ke bagian tubuh yang lain. Terakhir yaitu Lesi atau luka yang terjadi pada kulit dengan cara bertahap.
Luka ini memiliki ciri-ciri seperti munculnya cairan nanah di dalamnya. Namun seiring berjalannya waktu, lesi tadi akan menghilang setelah luka perlahan mulai mengering.
Itulah beberapa ciri-ciri yang menjadi gejala terpaparnya virus Mpox yang saat ini viral di Indonesia. Gejala di atas dapat muncul dalam waktu 7-14 hari setelah terinfeksi, namun dalam beberapa kasus kini muncul kurang lebih 5-21 hari setelah terpapar. (*)





