SEMARANG, beritajateng.tv – Kasus mengejutkan datang dari Kota Malang, Jawa Timur.
Seorang wanita berinisial IA (28) mengaku syok setelah mengetahui bahwa sosok suami yang dinikahinya, “Rey”, ternyata adalah seorang wanita. Berikut sejumlah fakta yang terungkap dalam kasus tersebut:
1. Terungkap saat malam pertama
IA mengaku baru mengetahui identitas asli pasangannya pada malam pertama pernikahan. Momen tersebut menjadi titik awal terbongkarnya dugaan penipuan identitas yang dilakukan oleh “Rey”.
“Saya kaget saat malam pertama, ternyata dia perempuan. Saya nangis karena dibohongi,” ungkap IA.
2. Pernikahan berlangsung tanpa kecurigaan
Sebelum pernikahan, IA mengaku tidak menaruh curiga terhadap identitas “Rey”. Ia mengenal pasangannya sebagai pria hingga akhirnya pernikahan dilangsungkan.
BACA JUGA: Framing Media Membentuk Ketakutan Generasi Muda terhadap Pernikahan
3. Kejadian terjadi awal April 2026
Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 3 April 2026. Tak lama setelah mengetahui fakta tersebut, IA langsung mengambil langkah untuk melaporkan kejadian yang ia alaminya tersebut.
4. Korban langsung lapor keluarga
Merasa tertipu, IA segera menceritakan kejadian tersebut kepada kedua orang tuanya. Keluarga pun memberikan dukungan untuk menindaklanjuti kasus ini.
5. Kasus dilaporkan ke polisi
Didampingi keluarga dan kuasa hukum, IA melaporkan dugaan pemalsuan identitas ini ke pihak kepolisian, yakni di Polresta Malang Kota.
6. Polisi benarkan adanya laporan
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Malang Kota, Rahmad Aji Prabowo, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban.
“Benar laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kita dalami lebih lanjut untuk memastikan unsur-unsur pidana yang ada,” jelasnya.
7. Fokus penyelidikan pada pemalsuan identitas
Pihak kepolisian kini tengah mendalami dugaan pemalsuan identitas yang terlapor lakukan. Penyelidikan berlangsung untuk menentukan apakah terdapat unsur pidana dalam kasus tersebut.
BACA JUGA: Pedagang Pasar Johar Bantah Tolak Toko Kue Gambang, Sebut Isu Viral Tidak Benar
8. Jadi perhatian soal pentingnya verifikasi identitas





