Catatan Editor

Film Viral ‘The Substance’, Pembantaian Emosional Menopause yang Gila 

×

Film Viral ‘The Substance’, Pembantaian Emosional Menopause yang Gila 

Sebarkan artikel ini
farah nazila
Farah Nazila. (Dokumen Pribadi)

Film ini menghadirkan banyak simbol yang menggambarkan kondisi sosial masyarakat, standarisasi kecantikan serta Toxic Masculinity yang masih sangat, sangat relate dengan kehidupan kita.

Cerita yang dibawakannya pun mudah dipahami. Hal ini dapat terlihat dari shot awalnya yang menunjukkan lantai trotoar yang dipahat dengan nama Elizabeth Sparkle saat sedang masa jayanya. Namun, perlahan, lantai itu lusuh. Mulai dari diinjak orang-orang yang lalu lalang, kotor, terkena makanan jatuh hingga akhirnya retak. Bagian ini sangat jelas menunjukkan keredupan popularitas Elizabeth Sparkle di dunia hiburan.

Tak hanya itu, terdapat metafor lain sebagai satire tampak dari film ini. Salah satunya saat bos agensi, Harvey (Dennis Quaid) sedang menyantap lobster di depan Sparkle. Sutradara Fargaet pun memainkan kamera close up, menunjukkan ASMR suara mengunyah yang sangat mengganggu. Di sini ia menyindir sisi maskulinitas beracun atau Toxic Masculinity. Sindiran ini juga tampak tersirat saat Sparkle versi muda, Sue (Margaret Qualley) di paksa tersenyum oleh para pria tua bangkotan sebelum tampil di panggung. Mereka meminta Sue untuk tampil sempurna, seksi, dan cantik, demi kesuksesannya di dunia hiburan–Harvey yang memamerkannya di depan para stakeholders.

Karena genre film ini body horror, maka jangan kaget jika para penonton akan menyaksikan banyak adegan-adegan berbau sensual, termasuk scene telanjang yang sangat raw. Meski begitu, adegan sensual tersebut sama sekali tidak membuat The Substance jadi film murahan, bahkan adegan itu menghadirkan value yang baik dari film ini, melengkapi titik makna yang ingin film ini sampaikan.

Male Gaze dalam film The Substance

Hal yang pastinya saya ingat betul dari film ini adalah bagaimana sutradara merepresentasikan Male Gaze yang kental. Hal ini terlihat dari banyaknya shot slow-motion tubuh wanita; bibir basah, payudara, dan pantat kencang.