SEMARANG, beritajateng.tv – GRIB Jaya Jawa Tengah menegaskan sikap agar seluruh kader tetap fokus pada tugas utama di wilayah masing-masing. Penegasan ini muncul setelah maraknya isu yang menyeret Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal, dengan mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.
Kepala Bidang Humas DPD GRIB Jaya Jawa Tengah, Dony Wahyudi, mengingatkan agar para anggota akar rumput tak terlibat dalam polemik yang berkembang.
Ia menekankan GRIB Jaya merupakan organisasi yang menjunjung kedamaian dan kesejahteraan bersama.
BACA JUGA: Pemuda Pancasila Tolak Kehadiran GRIB di Blora, Kesbangpol Jateng: Itu Ormas Resmi
“Kita ini ormas cinta damai, cinta rakyat. Harapan kami seluruh elemen GRIB hidup berdampingan dengan masyarakat,” kata Dony dalam acara pengukuhan pengurus GRIB Jaya Kabupaten Semarang, Minggu, 4 Mei 2025.
Dony menyebut dinamika yang terjadi sebagai bagian dari perjalanan organisasi besar. Semakin tumbuh, tantangan pun ikut membesar.
Ia meminta seluruh kader GRIB Jaya tetap semangat dan menjalankan tanggung jawab sesuai porsi di daerah. “Fokus dengan wilayah masing-masing. Kita hadir untuk membawa kebaikan dan kebersamaan,” tegas Dony.
Tanggapan ketua GRIB Jaya Kabupaten Semarang
Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Semarang, Dodik Samudro, menyampaikan kesiapan pihaknya bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang serta TNI-Polri.
Ia menyebut prinsip yang dipegang GRIB Jaya adalah bekerja dari masyarakat dan untuk masyarakat. “Agar dicintai rakyat, maka kami harus lebih dulu mencintai rakyat,” ujar Dodik.
Dodik menambahkan, pihaknya telah menggerakkan kegiatan sosial bersama PAC di 19 kecamatan. Di antaranya aksi membersihkan tempat ibadah lintas agama.
BACA JUGA: Kesbangpol Jateng Beberkan Kronologi Bentrok Pemuda Pancasila dan GRIB di Blora
Ia juga menyiapkan program lanjutan dalam bidang sosial dan pemberdayaan UMKM bersama KSB.
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menyambut positif sinergi yang terjalin. Ia berharap GRIB Jaya aktif mendukung Pemkab dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Semoga suasana Kabupaten Semarang tetap kondusif agar pembangunan berjalan lancar,” harapnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





