“Saya justru akan lebih banyak mengabdi di lingkungan. Dana BOP bisa dimanfaatkan untuk kegiatan warga, seperti pelatihan keterampilan ibu-ibu, termasuk batik ecoprint yang sudah dua kali kami laksanakan. Tahun ini juga kami akan memperbaiki teras balai RT,” ungkapnya.
Sebelum mengakhiri masa jabatan, Fravarta juga menitipkan pesan kepada seluruh ASN Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Semarang. Agar terus menjaga prestasi olahraga yang selama ini berhasil diraih Kota Semarang.
Ia berharap program pembinaan atlet tetap berjalan konsisten sehingga Semarang mampu mempertahankan status sebagai salah satu daerah dengan prestasi olahraga terbaik di Jawa Tengah.
“Semarang terkenal sebagai gudang atlet. Saya berharap prestasi yang sudah di raih jangan sampai menurun. Pembinaan harus terus berlanjut agar target mempertahankan gelar juara bisa tercapai,” ujarnya.
Selama dua tahun memimpin Dinas Pemuda dan Olahraga, Kota Semarang berhasil merebut kembali gelar juara umum Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah di seluruh jenjang pendidikan, mulai SD, SMP hingga SMA.
Selain itu, Kota Semarang juga sukses menjadi juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah dan kini tengah bersiap mempertahankan gelar tersebut pada Porprov yang berlangsung Oktober 2026.
Pemerintah Kota Semarang menyerahkan Surat Keputusan pensiun kepada 79 pegawai negeri sipil yang memasuki masa purna tugas dengan terhitung mulai tanggal 1 Juli dan 1 Agustus 2026. (*)





