Gaya Hidup

Fun Fact Eyes of Wakanda, Petualangan Emosional dan Visual yang Proporsional

×

Fun Fact Eyes of Wakanda, Petualangan Emosional dan Visual yang Proporsional

Sebarkan artikel ini
Eyes of Wakanda 
Poster serial Eyes of Wakanda. (Foto: Disney+).

SEMARANG, beritajateng.tv – Eyes of Wakanda menghadirkan kisah epik penuh rahasia Wakanda dari sudut yang belum banyak dijelajahi. Berikut beberapa hal menarik yang bikin seri ini serasa petualangan emosional dan visual yang mengasyikkan.

Deretan Fakta Menarik Eyes of Wakanda

Animasi ala Lukisan Hidup

Serial ini hasil produksi Marvel Studios Animation dan Proximity Media dengan visual animasi bergaya tangan yang terinspirasi dari karya seniman seperti Ernie Barnes dan Dean Cornwell. Gaya ini memberikan kesan seperti lukisan minyak bergerak dengan karakter yang proporsinya dramatis dan warna begitu kaya.

Menariknya, tiap lokasi dari Mesir kuno hingga bulan tetap tampak menakjubkan tanpa memandang biaya produksi. Dalam animasi, membuat Mesir sama mahalnya dengan membuat New York, dan membuat Bulan sama mahal seperti Ohio.

BACA JUGA: Spoiler Film Korea Pretty Crazy, Saat Iblis Bertemu Pemuda Pengangguran

Cerita Mata-Mata Wakanda yang Menyentuh

Kisah berputar di sekitar Hatut Zaraze (War Dogs), pasukan rahasia Wakanda yang seperti CIA-nya kerajaan. Para anggota Hatut dikirim jauh ke masa lalu untuk mengambil artefak vibranium berbahaya dan menjaga identitas Wakanda tetap tertutup. Tokoh protagonisnya adalah Noni, mantan anggota Dora Milaje yang direkrut menjadi agen yang sangat andal.

Dimulai dari 1260 SM hingga Penjuru Dunia

Episode pertama berlatar sekitar tahun 1260 Sebelum Masehi, di akhir Zaman Perunggu Barat. Ceritanya kemudian bergerak ke era klasik seperti Yunani kuno, Tiongkok abad pertengahan, dan lainnya. Semuanya tetap berada dalam timeline utama MCU. Seri ini disebut anthology adjacent karena setiap episode berfokus pada karakter berbeda, tapi membentuk narasi berkelanjutan.

Suara Pengisi Karakter Hollywood Kelas Atas

Deretan pengisi suara yang hadir sangat impresif seperti Winnie Harlow sebagai Noni, Cress Williams sebagai Lion, Patricia Belcher, Lynn Whitfield, Steve Toussaint, Anika Noni Rose, dan lainnya. Anika Noni Rose disebut memiliki peran sangat penting yang membuat showrunner terpukau dan berharap ada merchandise berdasarkan karakternya.

BACA JUGA: Ungkap Rahasia Wakanda, Berikut Alur Serial Eyes of Wakanda yang Menggetarkan

Inspirasi Tak Terduga dari Beragam Film

Todd Harris, sebagai showrunner dan sutradara, menyebut serial ini terpengaruh dari berbagai film seperti Predator, Conan the Barbarian, Terminator, Gladiator, hingga Jackie Chan. Semua referensi ini memicu sensasi aksi, espionase, dan drama sejarah dalam satu paket.

Iron Fist Versi Baru dan Revisi Masa Lalu

Pada episode ketiga, muncul Jorani, sosok Iron Fist baru yang berasal dari Tiongkok abad ke‑15 dan berhasil mengalahkan naga Shou-Lao. Ini menjadi semacam koreksi dari versi sebelumnya di Netflix yang menuai kritik soal whitewashing. Penampilan Jorani mendapat sambutan hangat karena representasi yang lebih autentik.

Durasi Ringkas tapi Padat

Musim pertama terdiri dari empat episode masing‑masing sekitar 30 menit. Meski durasinya relatif pendek, setiap cerita terasa padat dan terasa penuh. Beberapa penggemar berharap musim awal ini bisa lebih panjang agar beberapa tema lebih dieksplorasi.

Animasi keren yang artistik hingga cerita mata-mata lintas zaman, Eyes of Wakanda membawa pengalaman baru dalam jagat MCU. Serial ini menjelajahi bagaimana Wakanda mempertahankan identitasnya melalui prinsip teguh, teknologi vibranium, dan kekuatan hati para pahlawannya.

Format empat episode singkat namun menggigit membuat seri ini begitu memorable. Bagi penggemar Black Panther dan Marvel, cerita serial ini membawa petualangan baru yang sayang kamu lewatkan. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp