Jateng

Gagal Ginjal hingga Patah Kaki, 6 Jemaah Haji Asal Semarang Gagal Berangkat Ke Tanah Suci

×

Gagal Ginjal hingga Patah Kaki, 6 Jemaah Haji Asal Semarang Gagal Berangkat Ke Tanah Suci

Sebarkan artikel ini
Gagal Ginjal hingga Patah Kaki, 6 Jemaah Haji Asal Semarang Gagal Berangkat Ke Tanah Suci
Ilustrasi jemaah haji. (ant)

“Biasanya setelah perjalanan panjang, jemaah mendapat waktu istirahat sekitar empat sampai lima jam. Setelah itu baru melakukan umrah wajib secara bergelombang dengan pendamping atau pembimbing ibadah masing-masing kloter,” jelasnya.

Konsisten Patuhi Larangan City Tour

Mawardi juga menegaskan pihaknya mengikuti penuh kebijakan Pemerintah Arab Saudi dan PPIH terkait larangan city tour bagi jemaah haji selama berada di Tanah Suci.

“Kami mengikuti aturan resmi dari Arab Saudi dan PPIH Arab Saudi terkait larangan city tour di Makkah dan sekitarnya,” tegasnya.

Hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan adanya jemaah haji asal Kota Semarang yang mengalami sakit berat atau harus drujuk ke rumah sakit di Arab Saudi.

“Kalau kelelahan ringan atau kurang fit mungkin ada, itu wajar karena faktor perjalanan dan aktivitas ibadah. Tapi sampai sekarang belum ada laporan jemaah Kota Semarang yang mendapat perawatan di rumah sakit,” pungkas Mawardi. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp