“Kemandirian fiskal Kota Semarang cukup tinggi. Seluruh OPD penghasil terus di dorong untuk mengoptimalkan pendapatan daerah sehingga PAD menjadi kekuatan utama yang menopang APBD. Bahkan kontribusi PAD lebih besar dari dana transfer yang kami terima,” jelas Tuning.
Dengan kondisi tersebut, lanjutnya, ruang fiskal pemerintah daerah tetap terjaga untuk membiayai berbagai program pembangunan sekaligus memenuhi kewajiban kepada pegawai.
Gaji ke-13 Sudah Cair
BPKAD mencatat alokasi anggaran belanja pegawai pada 2026 mencapai sekitar Rp800 miliar. Anggaran tersebut bagi sekitar 16.500 ASN di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, termasuk PNS maupun PPPK dan PPPK Paruh Waktu.
Selain memastikan pembayaran gaji bulanan, Pemkot Semarang juga telah menuntaskan pencairan gaji ke-13 bagi seluruh ASN sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah.
“Gaji ke-13 sudah kami bayarkan pada awal Juni sesuai ketentuan yang berlaku. Semua hak ASN kami penuhi sesuai regulasi,” pungkasnya. (*)





