Baginya, plesiran Ganjar ke luar daerah ini secara normatif tidak melanggar selama masih mendapat izin dari Pimpinannya sebagai Gubernur.
“Jadi saya kira ini lebih kepada etika politik, lebih kepada kebiasaan politik. Saya kira lebih ke sana arahnya,” tutup Teguh.
Safari politik Ganjar Pranowo
Pada kesempatan sebelumnya, awak beritajateng.tv berbincang dengan Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Jateng Heru Cahyono terkait safari politik Ganjar Pranowo.
Ia mengatakan bahwa saat ini belum memasuki masa-masa kampanye. Sehingga tindakan Ganjar bukan termasuk dalam kampanye, melainkan sosialisasi.
“Saat ini kan tahapannya belum memasuki masa kampanye, jadi yang kemudian yang katanya kampanye itu nanti 75 hari sebelumnya (sebelum Pemilu 2024),” ungkap Heru saat mengawasi proses pendaftaran bakal calon legislatif (bacalon) di KPU Jateng, Minggu 14 Mei 2023.
“Partai politik dan kemudian peserta itu pada tahapan sosialisasi hari ini,” imbuhnya.
Menurut keterangannya, peserta Pemilu 2024 baru dapat dikenakan aturan-aturan sesuai UU No 07 Tahun 2017 oleh Bawaslu jika telah memasuki masa 75 hari sebelum pemilihan dilangsungkan (*).
Editor: Andi Naga Wulan.