Politik

Gus Yasin Maju sebagai DPD RI, Pengamat Politik Nilai Incumbent dari Jateng Harus Waspada

×

Gus Yasin Maju sebagai DPD RI, Pengamat Politik Nilai Incumbent dari Jateng Harus Waspada

Sebarkan artikel ini
taj yasin
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebanyak 11 bakal calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang akan mewakilkan Jawa Tengah (Jateng) di kancah nasional telah menyerahkan berkas pendafarannya di Kantor KPU Jateng. Dari 11 bakal calon tersebut, sebanyak 4 (empat) orang merupakan incumbent atau petahana. Selain itu ada pendatang baru yakni Gus Yasin.

Adapun nama-nama incumbent tersebut masing-masing ialah Abdul Kholik, Bambang Sutrisno, Casytha Arriwi Kathmandu, dan Denty Widi Eka Pratiwi.

Sementara, pendatang baru lainnya yakni Agus Mujiyanto, Ahmad Baligh Mu’aidi, Kodirin, Lamaatus Shobah Dimyati Rois, Joko Dalmadyo, dan Muhdi. Tak lupa nama Wakil Gubernur (Wagub) Jateng Taj Yasin Maimoen turut meramaikan bursa perebutan kursi dewan.

Kehadiran sosok Gus Yasin juga dapat menjadi ancaman bagi incumbent yang sebelumnya telah eksis mewakilkan Jateng di nasional. Hal ini senada dengan pendapat Pengamat Politik Undip Teguh Yuwono kepada awak beritajateng.tv.

“Tentu ini peringatan untuk petahaha agar lebih intensif ya, karena Gus Yasin bukanlah orang sembarangan kan, (Gus Yasin) punya pengalaman panjang,” ungkap Teguh, Selasa 16 Mei 2023.

Teguh menuturkan bahwa majunya Gus Yasin meninggalkan kursi Wagub untuk berkiprah di kancah politik nasional sebagai anggota DPD RI justru menjadi ancaman bagi keempat incumbent atau petahana tersebut. Ia menyinggung nama senator DPD RI periode 2019-2024 Abdul Kholik yang pada Pemilu 2024 lalu berhasil memperoleh sebanyak 1.420.065 suara.

“Termasuk Pak Kholik ya. Pak Kholik juga dari NU ya, Pak Kholik harus hati-hati. Saya kira keempat incumbent itu harus hati-hati,” tegas Teguh.

Tak hanya itu, senator yang pada Pemilu sebelumnya menduduki posisi ketiga atau keempat harus lebih waspada. Sebab kehadiran sosok Gus Yasin dapat menggeser salah satu posisi dari mereka.

“Kalau mereka ingin jadi (anggota DPD RI), mereka harus hati-hati karena ini kan Gus Yasin termasuk tokoh yang potensial ya, yang harus dicatat oleh mereka, begitu. Karena bisa menggeser satu di antara mereka,” tutupnya (*).

Editor: Andi Naga Wulan.