Jateng

Ganjar Pamer Keberhasilan di Akhir Masa Jabatan

×

Ganjar Pamer Keberhasilan di Akhir Masa Jabatan

Sebarkan artikel ini
Caleg DPRD Jawa Tengah | Ganjar Pranowo | Kursi Dapil
Rapat Paripurna DPRD Jateng di Gedung Berlian, Rabu, 29 Maret 2023. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengklaim sejumlah keberhasilan menjelang akhir masa jabatannya. Hal itu ia sampaikan melalui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2022 pada Rapat Paripurna di Gedung Berlian DPRD Jateng, Rabu 29 Maret 2023.

Menurut Ganjar, Provinsi Jawa Tengah mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 5,31 persen. Selaras dengan pertumbuhan ekonomi nasional, perekonomian Jateng meningkat 3,33 persen daripada tahun 2021.

“Pertumbuhan ekonomi ini tentu tidak lepas dari adanya program-program pemulihan ekonomi pemerintah, baik di sektor sosial seperti pembagian bansos maupun di sektor industri seperti bantuan UMKM,” ujar Ganjar Pranowo.

BACA JUGA: Wilayah Kemiskinan Ekstrem di Jateng Meningkat jadi 19 Daerah, Kinerja Ganjar Dipertanyakan

Ia menambahkan, pasca pandemi Covid-19 yang meluluhlantahkan sektor ekonomi, sektor-sektor penunjang pariwisata di Jawa Tengah mulai menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan. Dalam hal ini, sektor transportasi dan pergudangan memberikan kontribusi tertinggi, yakni sebesar 73,03 persen. Kemudian penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 16,99 persen serta jasa lainnya sebesar 11,79 persen.

Pertumbuhan pariwisata ini, lanjutnya, menjadi peluang baru untuk pelaku usaha Jawa Tengah. Jika melihat kembali pada tahun 2020, sektor penunjang pariwisata mengalami kontraksi hingga menyebabkan minus sebesar 32,38 persen.

BACA JUGA: Fraksi PDIP Kritik Ganjar: Tangani Kemiskinan Lewat Program, Bukan Pencitraan

Dalam Rapat Paripurna tersebut, ia memaparkan bahwa tingkat pengangguran terbuka tahun 2022 berhasil turun 0,38 poin di angka 5,57 persen, lebih rendah daripada tingkat pengangguran nasional yang capai angka 5,86 persen.

“Artinya, dari 100 angkatan kerja terdapat sekitar 6 orang pengangguran. Secara umum, tren penurunan pengangguran terbuka sejalan dengan perbaikan ekonomi pada tahun 2022 lalu” paparnya.

Tingkat pengangguran yang menurun ini terjadi karena berbagai faktor, seperti meningkatnya investasi Jawa Tengah. Faktor lainnya ialah upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK) sangat kompetitif.

BACA JUGA: Pemkot Semarang Dorong Pelaku Usaha Miliki Sertifikasi Halal

Kualitas tenaga kerja juga menjadi unsur penting dalam penurunan tingkat pengangguran di Jateng. Kompetensi tenaga kerja yang selalu ditingkatkan, baik melalui pelatihan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, turut menjadi faktor pendukung.

“Dalam menurunkan tingkat pengangguran, tersedianya faslitas busa kerja online seperti E-Makaryo milik Pemprov Jateng juga berperan penting,” ungkapnya.

Klaim Angka Kemiskinan Menurun

Ganjar menyebut angka kemiskinan Jateng juga mengalami penurunan. Pada September 2021, tercatat angka kemiskinan di Jateng sebesar 11,25 persen. Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,27 persen di tahun 2022, yakni sebesar 10,98 persen.

“Kebijakan dalam mengatasi kemiskinan itu salah satunya Kartu Jateng Sejahtera,” paparnya.

Selama tahun 2013 hingga 2022, Provinsi Jawa Tengah mengalami penurunan penduduk miskin sebesar 846,64 ribu jiwa. Angka ini membuat Jawa Tengah menjadi provinsi paling tinggi yang mengalami penurunan penduduk miskin dibanding dengan provinsi lainnya di Pulau Jawa.

Tahun 2023 merupakan tahun akhir masa jabatan Gubernur-Wakil Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen. Keduanya akan mengakhiri masa jabatan pada 5 September 2023. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp