Peristiwa

Geger Ketua BEM UI Melki Sedek Diduga Terseret Kasus Pelecehan Seksual, Ini 4 Faktanya

×

Geger Ketua BEM UI Melki Sedek Diduga Terseret Kasus Pelecehan Seksual, Ini 4 Faktanya

Sebarkan artikel ini
BEM UI
Ketua BEM UI, Melki Sedek Huang (kiri) (Instagram/melkisedekhuang)

Natizen di sosial media ramai-ramai membahas soal penonaktifan Melki, khususnya di X. Pria tersebut terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dengan adanya dugaan tersebut, Melki menepisnya dan mengaku belum menerima surat pemanggilan atas kasus tersebut.

“Sampai hari ini saya yakin nggak pernah melakukan hal tersebut. Saya juga belum pernah dapat surat pemanggilan ataupun penjelasan dari pihak-pihak yang ada,” kata Melki kepada media.

Fakta lainnya

3. Wakil ketua BEM UI membenarkan laporan

Wakil Ketua BEM UI Shifa Anindya Hartono membenarkan adanya turunan surat keputusan (SK) tentang isu dugaan kekerasan seksual yang tengah ramai jadi perbincangan itu. Namun, yang pasti adalah, berkas yang terkumpulkan itu masih dalam proses verifikasi.

BACA JUGA: Jokowi Akhirnya Beri Respons Soal Kritik Tajam BEM UGM yang Viral: Boleh Saja, Tapi..

Menurut Shifa, saat ini BEM UI masih menginvestigasi dugaan pelecehan seksual dan belum mengambil keputusan apakah Melki Sedek terbukti melakukannya atau tidak.

4. Kasus

Melki ini menjadi sorotan sejak ia mengunggah sebuah meme bergambar tikus dengan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani.

Pihaknya mengatakan bahwa DPR adalah Dewan Perampok Rakyat. Adapun kritik tersebut merupakan buntut dari pengesahan Peraturan Pemerintahan Pengganti Undang-Undang atau Perpu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang pada Selasa, 21 Maret 2023.

Selanjutnya, mahasiswa itu kembali membuat kritik ya ia tujukan untuk Jokowi yang ia nilai tidak netral dalam Pilpres 2024.

Paling baru, ia mendapat intimidasi usai setiap kali mengadakan forum diskusi. Adapun kabarnya intimidasi itu semakin gencar setelah BEM UI menggelar aksi Putusan MK tentang gugatasn usai capres-cawapres.(*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp