Gelar Bazar Ramadan, Bank Jateng Bangkitkan Ekonomi UMKM di Masa Pandemi

Bank Jateng terus mendukung keberadaan UMKM melalui berbagai program yang dijalankan. (Bank Jateng)

SEMARANG, 28/4 (beritajateng.tv) – Bank Jateng ikut membangkitkan ekonomi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di masa pandemi. Utamanya dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui kegiatan Bazar Ramadan UMKM Tahun 2022 yang diselenggarakan di Kantor Pusat Bank Jateng Jalan Pemuda Semarang, belum lama ini.

Sebanyak 139 UMKM mengikuti bazar tersebut dengan memamerkan aneka produk seperti kue kering, busana muslim, buah-buahan, sayuran, dan aneka makanan khas.

Peserta Bazar Ramadan ini adalah merchant UMKM yang tersebar di masing-masing Koordinator Bank Jateng se-Jawa Tengah. Diantaranya 50 merchant UMKM di Kantor Pusat, serta terdapat partisipasi merchant dari Ikatan Wanita Bank Jateng.

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno yang diwakili Direktur Dana, Jasa dan UMKM Bank Jateng Irianto Harko Saputro menuturkan, kegiatan bazar ini merupakan salah satu wujud komitmen dalam mendukung pemerintah untuk membangitkan ekonomi pada masa pandemi.

Melalui acara bazar ini diharapkan dapat membantu masyarakat, dalam memenuhi kebutuhan bulan Ramadan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

”Bazar Ramadan ini sekaligus dapat memberikan semangat dan rasa cinta pada produksi dalam negeri, juga memberikan ruang kepada pelaku UMKM untuk melakukan pemasaran produknya,” tuturnya.

Dikatakannya, kehadiran Bank Jateng dalam pengembangan dan pemberdayaan UMKM juga dilakukan melalui pembangunan ekosistem layanan dan produk berbasis UMKM.

Hal itu untuk menjawab isu permasalahan klasik yang dihadapi oleh UMKM seperti permodalan, manajemen usaha, serta pemasaran.

”Untuk memberikan solusi perbankan terkait permasalahan permodalan UMKM, Bank Jateng hadir melalui unit fungsional khusus yaitu Unit Layanan Mikro (ULM) Bank Jateng Mitra Mikro Sejahtera untuk fokus dalam penyaluran kredit kepada pelaku UMKM dengan skema kredit sampai dengan Rp 500 juta berupa produk kredit bunga yang kompetitif,” jelasnya.

Irianto Harko Saputro menambahkan, sebagai solusi isu permasalahan manajemen usaha UMKM, Bank Jateng hadir melalui pengembangan co-working space guna mendampingi pelaku UMKM

Selain hal tersebut, Bank Jateng juga mendukung UMKM dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa melalui Blangkon Jateng, serta Siplah Toko Ladang untuk pengadaan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Per 31 Maret 2022, Bank Jateng telah menyalurkan dengan plafon sebesar Rp 18,20 triliun, dengan outstanding Rp 13,115 trilun kepada 75.455 debitur atau 26,81 persen dari total penyaluran kredit di Bank Jateng.

”Sebagai wujud komitmen penyaluran kredit kepada UMKM khususnya dalam penyaluran KUR, Alhamdulillah Bank Jateng pada Januari 2022 ini mendapatkan penghargaan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagai Penyalur KUR terbaik ke-2 kategori Bank Daerah,” terangnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.