Gelar Festival Bengawan Solo, Bank Jateng Bangkitkan UMKM

Dirut Bank Jateng Supriyatno saat hadir dalam Festival Bengawan Solo. (Bank Jateng)

SOLO, 1/4 (beritajateng.tv) – Bank Jateng menggelar Festival Bengawan Solo di Taman Sunan Jogo Kali, Puncang Sawit, Jebres, Solo, belum lama ini. Kegiatan tersebut digelar untuk membangkitkan UMKM.

Festival Bengawan Solo digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Bank Jateng.

“Kami gembira dengan perhelatan yang digelar di bantaran sungai Bengawan Solo ini. Sebagai kawasan ikonik yang sudah terkenal lewat lagu Bengawan Solo karya maestro Gesang,” kata Dirut Bank Jateng Supriyatno.

Festival Bengawan Solo yang diselenggarakan Bank Jateng tersebut diharapkan dapat menjadi ikon bagi kebangkitan UMKM dan mengalir untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Menurut Supriyatno, Festival Bengawan Solo diisi berbagai macam kegiatan antara lain Spice Up Nusantara, dimana para pelaku UMKM mendapatkan pelatihan dari pakar nasional, William Wongso. Selain itu ada Slankpreuneur, program pemberdayaan ekonomi para Slankers agar lebih menyebar dan merakyat.

Selain itu, Journey Bengawan Solo, sebagai gerakan “merawat” Sungai Bengawan Solo yang melegenda sebagai sumber pengairan dan penghidupan masyarakat sekitarnya, khususnya pertanian.

Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di bantaran Sungai Bengawan Solo. Kegiatan ini sebagai bagian dari program go-green Bank Jateng, untuk kelestarian alam, karena menanam pohon bermanfaat untuk generasi penerus.

Selain itu ada talkshow UMKM Bangkit untuk Negeri dengan menghadirkan narasumber Wali Kota Surakarta, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, OJK Regional 3 Jateng & DIY dan Mardigu Wowiek “Boosman Sontoloyo”.

Talkshow yang dipandu host terkenal, Helmi Yahya bertujuan untuk mengelaborasi sejumlah terobosan baru yang diperlukan untuk membangkitkan UMKM dan percepatan pemulihan ekonomi.

“Ada juga charity session, berupa lelang gitar untuk penderita kanker dan penyerahan bantuan dana CSR Bank Jateng minimal Rp 1 miliar kepada Kabupaten/Kota se-Surakarta,” katanya.

Acara tersebut juga dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dan Ketua DPC PDIP Surakarta FX. Hadi Rudyatmo.

Sementara itu, Gubernur Jateng ganjar Pranowo mengatakan kepada para pemangku kepentingan untuk bersama-sama bersinergi membangkitkan perekonomian yang sempat lumpuh karena pandemi Covid-19. Setiap daerah dengan keunggulan masing-masing, harus mampu menggerakan kebangkitan ekonomi Jawa Tengah.

Gubernur meminta Bank Jateng agar take a lead untuk kegiatan perumusan road map percepatan pemulihan ekonomi, melalui diskusi dengan mengundang pakar ekonomi, pengamat, pelaku usaha dan lainnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.