Pendidikan

Gerakan Bawa Tumbler di SD Negeri Purwoyoso 04 Semarang, Jadi Senjata Lawan Sampah Plastik

×

Gerakan Bawa Tumbler di SD Negeri Purwoyoso 04 Semarang, Jadi Senjata Lawan Sampah Plastik

Sebarkan artikel ini
Gerakan Bawa Tumbler di SD Negeri Purwoyoso 04 Semarang, Jadi Senjata Lawan Sampah Plastik
Gerakan Bawa Tumbler di SD Negeri Purwoyoso 04 Semarang. (Steve Arie/beritajateng.tv)

“Pendidikan bukan hanya menyiapkan anak untuk bekerja, tetapi juga membekali mereka agar mampu bertahan hidup dan menjadi manusia yang bertanggung jawab. Karena itu, pembentukan karakter peduli lingkungan menjadi bagian penting dalam ekosistem sekolah,” katanya.

Untuk menjaga konsistensi program, sekolah menerapkan berbagai strategi pendukung. Salah satunya melalui konsep Kantin Hijau yang membatasi penjualan minuman dalam kemasan plastik sekali pakai.

Selain itu, seluruh guru dan tenaga kependidikan wajib memberi contoh dengan membawa tumbler pribadi saat beraktivitas di sekolah.

Aturan membawa tumbler juga terpasang di berbagai sudut sekolah dan ruang kelas sebagai pengingat bagi siswa.

Sekolah turut melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan program berjalan efektif.

Setiap kendala yang ada, menjadi bahan perbaikan agar gerakan peduli lingkungan terus berkembang.

Langkah tersebut sejalan dengan berbagai hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pembiasaan membawa tumbler mampu meningkatkan disiplin lingkungan.

Selain itu juga dapat membangun rasa tanggung jawab siswa, serta menekan penggunaan plastik sekali pakai di sekolah.

Bahkan, sejumlah riset mencatat konsumsi air minum dalam kemasan di kalangan pelajar dapat berkurang hingga lebih dari 60 persen setelah penerapan kebijakan itu.

Melalui gerakan sederhana itu, SD Negeri Purwoyoso 04 membuktikan bahwa menjaga lingkungan tidak harus dimulai dengan langkah besar.

Kebiasaan membawa tumbler setiap hari mampu menjadi fondasi lahirnya generasi yang lebih peduli terhadap bumi sekaligus memperkuat budaya sekolah yang berkelanjutan.

Dengan predikat Adiwiyata Nasional itu, SD Negeri Purwoyoso 04 Semarang ingin menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan bukan sekadar program tahunan. Melainkan budaya yang tumbuh dalam setiap aktivitas warga sekolah. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp