Jateng

Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Bergas, Warga Kecewa Tidak Kebagian Bersitegang dengan Panitia

×

Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Bergas, Warga Kecewa Tidak Kebagian Bersitegang dengan Panitia

Sebarkan artikel ini
Gerakan Pangan Murah (GPM) yang Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang gelar di halaman Kantor Kecamatan Bergas, Jumat, 6 Maret 2026.
Gerakan Pangan Murah (GPM) yang Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang gelar di halaman Kantor Kecamatan Bergas, Jumat, 6 Maret 2026. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

UNGARAN, beritajateng.tv – Di tengah harga bahan pangan yang terus merangkak naik memasuki pertengahan bulan Ramadan, program pangan murah menjadi alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang gelar di halaman Kantor Kecamatan Bergas, Jumat, 6 Maret 2026.

Ratusan warga menyerbu GPM yang menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok. Mulai dari beras, telur ayam, minyak goreng, sayuran hingga sejumlah produk hortikultura lainnya.

Besarnya animo warga membuat seluruh stok bahan kebutuhan pokok dan sayuran yang tersedia dalam kegiatan GPM kali ini ludes terjual dalam waktu kurang dari tiga jam.

Akibatnya, tidak sedikit warga yang kecewa karena tidak kebagian bahan kebutuhan pokok yang akan mereka beli meski sudah mengantre. Beberapa di antaranya bahkan sempat bersitegang dengan panitia.

BACA JUGA: Jaga Harga Stabil, BI Jawa Tengah Siapkan 227 Titik GPM di 35 Kabupaten/Kota

Kabid Pangan Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang, Lendi Agung Kurnia menjelaskan, GPM ini untuk menjaga kestabilan harga dan pasokan pangan menjelang Idul Fitri 2026.

“Selain itu juga untuk membantu memudahkan warga memenuhi berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang relatif lebih terjangkau daripada harga di pasaran,” ungkapnya.

Berbagai produk bahan kebutuhan pokok yang tersedia dalam kegiatan GPM di Kecamatan Bergas ini merupakan hasil kerja sama Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang dengan berbagai pihak.

Di antaranya Bulog Jawa Tengah, Gapoktan Kabupaten Semarang, Kelompok Usaha Bersama, serta Petani Champion Getasan yang merupakan binaan Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Sebanyak dua ton beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) dan 500 liter Minyak Kita dipasok oleh Bulog Jawa Tengah. Selain itu juga ada dua ton beras dari Gapoktan Kabupaten Semarang dan 500 kilogram telur dari peternak Getasan.