Jateng

Geram Prabowo Dihujat, Wamen Sudaryono Sindir “Poles Beras Busuk”: Mereka Dasarnya Memang Gak Senang

×

Geram Prabowo Dihujat, Wamen Sudaryono Sindir “Poles Beras Busuk”: Mereka Dasarnya Memang Gak Senang

Sebarkan artikel ini
Sudaryono Prabowo
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, usai menghadiri Gebyar Tani Merdeka Provinsi Jawa Tengah di GOR Jatidiri, Kota Semarang, Minggu, 30 November 2025 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Ia kemudian mempertanyakan alasan narasi negatif terhadap Prabowo terus bermunculan. Padahal, menurutnya, program Pemerintah RI sudah kelompok tani rasakan luas. Sudaryono menyebut kritik yang berkembang belakangan tidak proporsional.

“Yang ingin saya sampaikan kepada saudara-saudara adalah kita sebagai petani, Anda sebagai petani, orang tua saya yang berprofesi sebagai petani merasakan manfaat yang besar dari kepemimpinan Bapak Presiden kita Prabowo Subianto yang mbelani petani,” terangnya.

BACA JUGA: Ringankan Beban Warga di Jateng, Ahmad Luthfi Serahkan Bantuan 6 Ton Beras kepada Kelompok Rentan

Sudaryono meminta anggota Tani Merdeka tak diam ketika Prabowo mendapat serangan narasi yang ia anggap bernada fitnah. Ia menilai, meski Prabowo pribadi mungkin memaafkan kritik-kritik tersebut, para petani seharusnya menunjukkan sikap solidaritas.

“Mana kala presiden kita kok dielek-elek, difitnah, mungkin Pak Prabowo boleh memaafkan, tapi kita yang telah merasakan manfaat dari programnya, tidak boleh tinggal diam,” tegasnya.

Di hadapan ratusan peserta Gebyar Tani Merdeka, Sudaryono menyerukan ajakan untuk membela Prabowo dari serangan yang ia anggap tidak berdasar. Ajakan itu ia tujukan terutama kepada para anggota Tani Merdeka yang hadir dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

“Nah, maka saya ingin mengajak Anda semua, Tani Merdeka. Hei, pasukan tani merdeka di seluruh Indonesia, khususnya yang hadir di sini di Jawa Tengah, kita tidak boleh tinggal diam. Siap membela presiden kita apa tidak?” teriak Sudaryono disambut sorakan peserta.

Ia kembali meminta respons peserta yang hadir sambil menyinggung perlunya sikap tegas dari anggota Tani Merdeka. “Siap mbelani apa tidak? Maka Pak Wawan, yang loyo-loyo, keple-keple, ganti,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan lainnya lewat WhatsApp Channel beritajateng.tv dengan klik tombol berikut:
Gabung ke Saluran

Tinggalkan Balasan