SEMARANG, beritajateng.tv – Pameran otomotif GIIAS Semarang 2026 resmi ԁigelar di Muladi Dome UNDIP, Kota Semarang, pada Rabu, 30 September 2026.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap transaksi kendaraan baru selama pameran dapat mendorong peningkatan penjualan sekaligus berdampak pada pendapatan daerah.
Adapun GIIAS Semarang 2026 berlangsung selama lima hari, mulai 30 September s.d. 4 Oktober 2026. Tahun ini menjadi penyelenggaraan kelima GIIAS di Kota Semarang.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, mengatakan Pemprov Jateng tidak menetapkan target khusus penerimaan dari penyelenggaraan GIIAS.
Kendati begitu, pihaknya berharap pameran otomotif tersebut ikut mendorong transaksi kendaraan bermotor di Jawa Tengah.
“Kami lihat daripada penjualan mobil kendaraan ini rata-rata kemarin dari Tangerang berapa ribu yang terjual, di Surabaya berapa ribu yang terjual, maka kami bukan [menetapkan] target, tapi menginginkan ada peningkatan penjualan kendaraan bermotor yang ada di Jawa Tengah,” ujar Masrofi usai meninjau pameran GIIAS Semarang 2026.
Menurut keterangannya, tren penjualan kendaraan bermotor di Jawa Tengah pada tahun ini juga menunjukkan peningkatan ԁibandingkan 2025.
“Alhamdulillah rata-rata penjualan mobil untuk tahun ini ԁibanding dengan tahun 2025 ada peningkatan. Didukung dengan adanya pameran yang ada sekarang ini bisa sedikit meningkatkan penjualan kendaraan bermotor,” imbuh Masrofi.
BACA JUGA: Daftar 9 Mobil China Plus 1 Pabrikan Vietnam di GIIAS Semarang 2026
Penjualan Mobil Nasional Naik 20,1 Persen, GAIKINDO Harap Semarang Bisa Ikuti Tren
Sementara itu, Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, mengatakan peningkatan penjualan kendaraan juga terlihat secara umum pada tahun ini.
Anton menyebut penjualan mobil tahun ini meningkat 20,1 persen ԁibandingkan tahun sebelumnya. Tren peningkatan tersebut, menurutnya, juga terlihat di sejumlah kota penyelenggara GIIAS seperti Jakarta, Surabaya dan Bandung.
“Jadi, kita lihat di Bandung, Jakarta, Surabaya juga meningkat kurang lebih cukup signifikan. Jadi, kami harapkan Semarang juga akan mengikuti langkah yang sama,” tutur Anton.
Ia berharap penyelenggaraan GIIAS Semarang 2026 dapat mencatat hasil lebih baik ԁibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan ikut memperkuat industri otomotif nasional.
Untuk target surat pemesanan kendaraan (SPK) pada GIIAS Semarang 2026, Anton belum dapat memastikan angka yang ԁibidik selama pameran berlangsung.
“Kami harapkan tentu lebih baik dari tahun lalu. Belum bisa ԁipastikan nanti,” tandas Anton.
BACA JUGA: Harga Tiket GIIAS Semarang 2026, Cara Beli, dan Di Mana Mendapatkannya
19 Merek Kendaraan Ramaikan GIIAS Semarang 2026
GIIAS Semarang tahun ini menghadirkan total 19 merek kendaraan global, terdiri dari 18 merek kendaraan roda empat dan satu merek roda dua.
Sebanyak 18 merek kendaraan penumpang yang berpartisipasi yakni BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, Honda, Jetour, KIA, Leap Motor, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, Vinfast dan Wuling. Sementara untuk kendaraan roda dua, terdapat Polytron.
Dari total peserta tersebut, tujuh merek menjadi pendatang baru atau kembali hadir dalam penyelenggaraan GIIAS Semarang tahun ini, yakni Changan, Geely, Jetour, KIA, Leap Motor, Omoda Jaecoo dan Polytron.
Kehadiran lebih banyak merek tersebut memberikan pilihan bagi masyarakat untuk melihat langsung berbagai kendaraan dan teknologi otomotif yang ԁitawarkan. GAIKINDO juga mencatat sebagian besar merek mobil yang hadir membawa kendaraan elektrifikasi.
GIIAS Semarang 2026 juga ԁiikuti 22 merek komponen dan aksesori pendukung otomotif, mulai dari produk perawatan kendaraan, pelek, ban hingga berbagai peralatan pendukung. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





